kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

SPMB SMA 2025 Pakai Sistem Rayon, Ini Perbedaannya dengan Sistem Zonasi


Senin, 10 Maret 2025 / 00:50 WIB
SPMB SMA 2025 Pakai Sistem Rayon, Ini Perbedaannya dengan Sistem Zonasi
ILUSTRASI. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SMA nantinya akan ada perbedaan dengan tahun sebelumnya saat penerapan Peserta Didik Baru (PPDB).


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

2. Jenjang SMP 

- Jalur domisili: dari minimal 50 persen, menjadi minimal 40 persen 

- Jalur afirmasi dari minimal 15 persen menjadi 20 persen 

- Jalur mutasi maksimal 5 persen dan 

- Jalur prestasi dari sisa kuota, menjadi minimal 25 persen 

3. Jenjang SMA 

- Jalur domisili dari minimal 50 persen, menjadi minimal 30 persen 

- Jalur afirmasi dari minimal 15 persen menjadi 30 persen 

- Jalur mutasi maksimal 5 persen 

- Jalur prestasi dari sisa kuota, menjadi minimal 30 persen. 

Tonton: Profil Brian Yuliarto, Menteri Baru Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi

Demikian informasi mengenai SPMB SMA 2025 yang menggunakan sistem rayonisasi. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "SPMB SMA 2025 Pakai Sistem Rayon Bukan Zonasi, Apa Bedanya?"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×