kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Blak-blakan, Wamenhaj Sebut BPKH Selama Ini Jadi Calo Ekonomi Haji


Kamis, 12 Februari 2026 / 16:40 WIB
Blak-blakan, Wamenhaj Sebut BPKH Selama Ini Jadi Calo Ekonomi Haji
ILUSTRASI. Raker Komisi VIII DPR bersama Menteri Haji dan Umrah (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak melontarkan, kritik terhadap kinerja Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam rapat bersama Badan Legislatif (Baleg) DPR RI terkait RUU Penyelenggaraan Pengelolaan Keuangan Haji, di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Dahnil mengungkapkan bahwa peran BPKH selama ini cenderung tidak memberikan nilai tambah bagi ekosistem haji. Menurutnya, berdasarkan pengamatan publik, BPKH atau entitas di bawahnya justru terjebak dalam praktik yang tidak produktif bagi industri.

"Selama ini yang diamati oleh publik BPKH atau di bawah BPKH itu berubah menjadi calo-calo ekonomi haji. Gak ada added value-nya," ujar Dahnil.

Baca Juga: Kepala Staf AU Pakistan Bertemu Prabowo di Istana Sore Ini, Kamis (12/2)

Menurut Dahnil, BPKH sebagai manajer investasi (fund manager) seharusnya mendorong sektor swasta untuk mengembangkan ekosistem ekonomi haji, bukan malah ikut bersaing di dalamnya.

Dia pun mengingatkan risiko terjadinya crowding out, di mana sektor publik atau badan milik pemerintah mendominasi pasar sehingga mematikan peran swasta.

Dahnil mencontohkan, keterlibatan BPKH dalam sektor-sektor teknis yang seharusnya bisa dikerjakan oleh pelaku usaha lain atau swasta secara lebih efisien.

"Jangan sampai misalnya masuk di sektor penyediaan bis haji, penyediaan catering haji hanya berhenti hal-hal yang seperti itu saja yang sebenarnya itu bisa dikerjakan oleh sektor-sektor lainnya," terangnya.

Dahnil berharap ke depan BPKH memiliki keleluasaan investasi yang lebih longgar namun tetap fokus pada sektor usaha yang memiliki kebaruan. Baginya, investasi BPKH harus dipastikan memberi nilai tambah bagi ekosistem secara keseluruhan.

"BPKH harus keluar dari sektor-sektor yang punya added value lebih atau misalnya di sektor haji tapi dia punya added value yang lebih yang menambah pelebaran atau perluasan sektor ekosistem ekonomi haji itu tadi," tambah Dahnil.

Baca Juga: Kejar Ekonomi 8%, Airlangga Genjot Industri Elektronik dan Semikonduktor

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tantangan utama BPKH saat ini adalah bagaimana memperbesar dana kelolaan jamaah haji dengan strategi investasi yang tepat.

"Fungsinya fokus saja ingin memperbesar dana kelola jamaah haji. Itu PR, dan menjaga tata kelola keuangan haji supaya transparan dan akuntabel," pungkasnya.

Selanjutnya: Premi Asuransi Jiwa Diproyeksikan Tumbuh Stabil pada 2026

Menarik Dibaca: Harga Emas Dunia Tergelincir, tapi Bertahan di atas US$ 5.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×