kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sebanyak 4.385 orang TKI bermasalah di luar negeri


Jumat, 19 November 2010 / 17:07 WIB
ILUSTRASI. PLTU Aneka Tambang Tbk, Pomalaa, Sultra


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Jumlah tenaga kerja Indonesia di luar negeri yang terkena masalah cukup besar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan, ada sebanyak 4.385 orang TKI bermasalah di luar negeri.

Menurut SBY, masalah yang dihadapi para pekerja migran itu mulai dari yang ringan hingga berat seperti tindak kekerasan dan pelecehan seksual. SBY menyatakan, pemerintah tidak akan memberi toleransi terhadap perlakuan kekerasan yang dialami para TKI ini. "Kami menganggap masalah ini tetap serius," imbuh SBY dalam rapat terbatas penanganan TKI di kantor Presiden, Jumat (19/11).

Oleh sebab itu, pemerintah akan mengevaluasi keberadaan TKI di negara manapun sehingga bisa memberikan kepastian dan kenyamanan. Saat ini, sebagian besar TKI bekerja di kawasan Asia Tenggara sekitar 1,6 juta orang. Disusul kemudian di kawasan timur tengah sekitar 1 juta orang. Kemudian, Asia Timur sekitar 358.000 orang dan Amerika Serikat sekitar 129.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×