kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Ketua DPR: Lakukan moratorium TKI ke Arab Saudi


Jumat, 19 November 2010 / 15:18 WIB
ILUSTRASI. PROFIL - Keshia Deisra


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta pemerintah bersikap tegas dalam kasus penyiksaan Sumiati TKI di Arab Saudi. Apalagi, jika tidak ada sikap tegas dari pemerintah Arab Saudi terhadap pelaku penyiksaan tersebut. Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan pemerintah bisa mengeluarkan sikap untuk melakukan moratorium atau penghentian sementara TKI ke Arab Saudi.

Pemerintah, menurut politisi Partai Demokrat ini tidak harus takut untuk tidak mengirimkan TKI ke Arab Saudi. Karena, masih banyak negara tujuan lain yang mau untuk menampung TKI. “Banyak negara lain Hongkong, Taiwan yang memberikan perlakukan baik,” ujar Marzuki, Jumat (19/11). Selain itu, BNP2TKI dan Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) soal kemampuan TKI melalui pelatihan-pelatihan yang intensif.

Sebelumnya, Sumiati, 23 tahun adalah pembantu rumah tangga yang bekerja di Madinah, Arab Saudi. Dia diduga disiksa oleh majikannya. Akibatnya, Sumiati mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh, kakinya nyaris lumpuh, kulit tubuh dan kepalanya terkelupas. Yang lebih parah lagi, bibir atas Sumiati hilang kena gunting.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×