kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.944.000   28.000   0,96%
  • USD/IDR 16.900   -18,00   -0,11%
  • IDX 8.265   -9,42   -0,11%
  • KOMPAS100 1.163   -0,70   -0,06%
  • LQ45 835   0,61   0,07%
  • ISSI 295   -1,36   -0,46%
  • IDX30 437   0,57   0,13%
  • IDXHIDIV20 522   1,89   0,36%
  • IDX80 130   -0,07   -0,05%
  • IDXV30 144   -0,18   -0,13%
  • IDXQ30 140   0,42   0,30%

Resmi! Prabowo dan Trump Teken Perjanjian Perdagangan


Jumat, 20 Februari 2026 / 08:46 WIB
Resmi! Prabowo dan Trump Teken Perjanjian Perdagangan
Prabowo dan Trump teken perjanjian perdagangan di Washington DC, Kamis (19/2/2026) (Setkab RI/dok)


Reporter: Lailatul Anisah, Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia dan Amerika Serikat (AS) menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat kemitraan ekonomi melalui penandatanganan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik di Washington DC, Kamis (19/2/2026). 

Kesepakatan ini diharapkan membuka era baru dalam hubungan ekonomi kedua negara, mendorong pertumbuhan, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha serta investor.

Perjanjian bersejarah ini ditandatangani secara simbolis oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 

Dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah cepat dan berkelanjutan yang telah ditempuh kedua negara, sekaligus menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar ini. 

Baca Juga: Prabowo Siap Teken Tarif AS 19% dengan Trump, Dorong Babak Baru Dagang RI–AS

“Perjanjian ini akan memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global,” ujar Prabowo dalam keterangan resmi, Jumat (20/2/2026).

Proses teknis penandatanganan draf kesepakatan tarif 19% dilakukan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer, sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden (Setpres) berjudul “Penandatanganan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Indonesia-AS”. 

Dalam prosesi tersebut, Prabowo dan Trump tidak hadir secara langsung. Hingga saat ini, pemerintah Indonesia belum memberikan keterangan resmi mengenai waktu pemberlakuan tarif 19% tersebut.

Prabowo menekankan bahwa kesepakatan ini akan memberi kepastian bagi pelaku usaha dan investor dari kedua negara. “Saya pikir ini adalah perjanjian yang sangat signifikan bagi pelaku usaha dan investor dari kedua negara, serta bagi kawasan Pasifik yang lebih luas,” ujarnya. 

Baca Juga: Prabowo - Trump Akan Tandatangani Kesepakatan Tarif Dagang Pekan Depan

Ia juga menegaskan bahwa sejumlah kesepakatan penting telah diteken, baik di tingkat institusi pemerintah maupun pelaku usaha kedua negara, termasuk tindak lanjut terkait isu keseimbangan perdagangan.

“Kita telah bernegosiasi sangat intens selama beberapa bulan terakhir, dan saya pikir kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” tambah Prabowo. 

Selain itu, kedua pemimpin menginstruksikan menteri dan pejabat terkait untuk mengambil langkah-langkah lanjutan guna membuka era keemasan baru bagi kemitraan strategis AS–Indonesia.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, Indonesia dan AS menunjukkan sinyal kuat untuk mempererat kerja sama ekonomi dan perdagangan, sekaligus menciptakan kepastian yang dibutuhkan para pelaku usaha di tengah dinamika pasar global.

Selanjutnya: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 28.000 Jadi Rp 2.944.000 Per Gram, Jumat (20/2)

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan Kota Medan 2026, Lengkap dengan Imsak dan Buka Puasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×