kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.910   -29,00   -0,16%
  • IDX 6.410   65,94   1,04%
  • KOMPAS100 845   12,09   1,45%
  • LQ45 640   9,44   1,50%
  • ISSI 222   2,82   1,29%
  • IDX30 359   5,14   1,45%
  • IDXHIDIV20 438   4,81   1,11%
  • IDX80 96   1,44   1,52%
  • IDXV30 120   0,97   0,81%
  • IDXQ30 114   1,39   1,23%

Lawatan ke Inggris, Prabowo Akan Teken Kerja Sama Pembangunan Kapal Nelayan


Senin, 19 Januari 2026 / 17:19 WIB
Lawatan ke Inggris, Prabowo Akan Teken Kerja Sama Pembangunan Kapal Nelayan
ILUSTRASI. Kunjungan Prabowo ke Inggris hasilkan kesepakatan maritim vital. Nelayan Indonesia akan dapat kapal tangkap ikan modern.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan di London, Inggris sejak Minggu (18/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dan Raja Inggris Charles III untuk meneken berbagai kerja sama strategis salah satunya di bidang maritim.

“Kepala Negara akan menandatangani Maritime Partnership atau kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita,” kata Prasetyo di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Selain itu, lawatan presiden ke United Kingdom (UK) juga akan membicarakan mengenai rencana kerja sama konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh.

Baca Juga: Prabowo Ajukan Tiga Nama Calon Deputi Gubernur BI ke DPR, Ada Thomas Djiwandono

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Presiden telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah.

“Ini yang nantinya akan dikerjasamakan dengan Raja Charles,” ungkapnya.

Ketiga, Kepala Negara juga akan menjajaki kerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di Inggris di bawah naungan Russell Group untuk membuka kampus-kampus baru di Indonesia.

Kerja sama ini bagian dari upaya pemerintah dalam mengejar ketertinggalan di berbagai bidang seperti teknologi, ilmu pengetahuan dan kedokteran.

“Nah, itu beberapa agenda beliau yang akan mungkin dalam waktu kurang lebih 2 hari selama beliau berada di Inggris,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×