kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Lawatan ke Inggris, Prabowo Akan Teken Kerja Sama Pembangunan Kapal Nelayan


Senin, 19 Januari 2026 / 17:19 WIB
Lawatan ke Inggris, Prabowo Akan Teken Kerja Sama Pembangunan Kapal Nelayan
ILUSTRASI. Kunjungan Prabowo ke Inggris hasilkan kesepakatan maritim vital. Nelayan Indonesia akan dapat kapal tangkap ikan modern.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan di London, Inggris sejak Minggu (18/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pihaknya akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer dan Raja Inggris Charles III untuk meneken berbagai kerja sama strategis salah satunya di bidang maritim.

“Kepala Negara akan menandatangani Maritime Partnership atau kerja sama di bidang kelautan untuk membangun kapal-kapal tangkap ikan untuk nelayan-nelayan kita,” kata Prasetyo di Jakarta, Senin (19/1/2026).

Selain itu, lawatan presiden ke United Kingdom (UK) juga akan membicarakan mengenai rencana kerja sama konservasi perlindungan gajah di Provinsi Aceh.

Baca Juga: Prabowo Ajukan Tiga Nama Calon Deputi Gubernur BI ke DPR, Ada Thomas Djiwandono

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Presiden telah menyerahkan konsesi hutan atas nama PT Tusam Hutani Lestari kepada pemerintah untuk selanjutnya dialihfungsikan menjadi koridor konservasi satwa gajah.

“Ini yang nantinya akan dikerjasamakan dengan Raja Charles,” ungkapnya.

Ketiga, Kepala Negara juga akan menjajaki kerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di Inggris di bawah naungan Russell Group untuk membuka kampus-kampus baru di Indonesia.

Kerja sama ini bagian dari upaya pemerintah dalam mengejar ketertinggalan di berbagai bidang seperti teknologi, ilmu pengetahuan dan kedokteran.

“Nah, itu beberapa agenda beliau yang akan mungkin dalam waktu kurang lebih 2 hari selama beliau berada di Inggris,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×