kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   4.000   0,14%
  • USD/IDR 16.947   46,00   0,27%
  • IDX 8.303   -7,08   -0,09%
  • KOMPAS100 1.170   0,93   0,08%
  • LQ45 839   0,03   0,00%
  • ISSI 297   0,06   0,02%
  • IDX30 439   0,92   0,21%
  • IDXHIDIV20 522   -2,88   -0,55%
  • IDX80 131   0,15   0,11%
  • IDXV30 144   0,28   0,19%
  • IDXQ30 141   -0,73   -0,52%

Prabowo Siap Teken Tarif AS 19% dengan Trump, Dorong Babak Baru Dagang RI–AS


Kamis, 19 Februari 2026 / 11:56 WIB
Prabowo Siap Teken Tarif AS 19% dengan Trump, Dorong Babak Baru Dagang RI–AS
ILUSTRASI. Prabowo Subianto (Dok./Biro Pers Kepresidenan)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) bertujuan menyelesaikan perjanjian dagang besar antara kedua negara.

Perjanjian yang dimaksud adalah kesepakatan tarif AS sebesar 19% yang akan diteken bersama Presiden AS, Donald Trump.

"Kita telah bernegosiasi sangat intens selama beberapa bulan terakhir, dan saya pikir kita telah mencapai kesepakatan yang solid dalam banyak isu,” ujar Prabowo dalam keterangan resminya, Kamis (19/2/2026).

Baca Juga: S&P Sebut Pemulihan Kepercayaan Investor Jadi Kunci Dukungan Kredit Indonesia

Prabowo menyampaikan, perjanjian tersebut diharapkan menjadi pendorong utama penguatan kemitraan ekonomi Indonesia–AS.

Ia menekankan bahwa sejumlah kesepakatan penting telah ditandatangani, baik di tingkat pemerintah maupun pelaku usaha kedua negara, termasuk tindak lanjut atas isu keseimbangan perdagangan.

“Saya menantikan perjanjian perdagangan ini sebagai dorongan besar bagi kelanjutan kemitraan ekonomi dan kerja sama ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menegaskan bahwa Indonesia tidak melupakan peran historis AS dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia pada periode 1945–1949.

Baca Juga: Indonesia dan AS Teken Kerjasama di Sektor Energi Hingga Tekstil US$ 38,4 Miliar

Menurut Prabowo, dukungan tersebut menjadi fondasi moral dalam hubungan bilateral kedua negara.

“Indonesia akan selalu mengingat peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam sejarah kami. Amerika Serikat berperan penting dalam mendukung perjuangan kemerdekaan kami,” kata Presiden.

Meski Indonesia memiliki tradisi politik luar negeri non-blok, Prabowo menegaskan hal tersebut tidak mengurangi komitmen Indonesia terhadap persahabatan dengan AS maupun negara besar lainnya.

Indonesia, kata dia, menghormati semua kekuatan besar dan berupaya menjadi jembatan serta honest broker di tengah dinamika global.

Baca Juga: Prabowo Promosikan MBG di Forum Bisnis AS, Klaim Ciptakan Efek Ledakan Ekonomi

“Kami selalu ingin melihat kehadiran Amerika yang kuat di Indonesia. Kami selalu mencoba meyakinkan Amerika Serikat bahwa Indonesia adalah sahabat sejati, meskipun mungkin secara politik kita memiliki tradisi non-blok,” tegasnya.

Prabowo juga menilai dunia saat ini membutuhkan kolaborasi yang lebih erat di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Ia menyambut baik upaya kepemimpinan AS dalam mendorong terciptanya iklim perdamaian global.

“Saya melihat ada kemauan besar dari para pemimpin Amerika Serikat saat ini untuk menciptakan iklim perdamaian. Mungkin ini tidak memuaskan semua pihak, tetapi setidaknya kita harus mencoba,” ujar Presiden.

Prabowo pun menegaskan komitmen Indonesia untuk membangun hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, bantuan kemanusiaan, hingga perlindungan lingkungan.

“Kami menginginkan hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di semua bidang,” pungkasnya.

Selanjutnya: Dana Murah Makin Kuat, Bisnis Payroll BPD DIY Tumbuh 6%

Menarik Dibaca: Kerja Fleksibel Bukan Sekadar Tren, Ini Dampaknya bagi Pekerja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×