kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.829   1,00   0,01%
  • IDX 8.103   71,56   0,89%
  • KOMPAS100 1.141   9,41   0,83%
  • LQ45 826   5,46   0,67%
  • ISSI 287   3,33   1,17%
  • IDX30 429   2,59   0,61%
  • IDXHIDIV20 516   3,17   0,62%
  • IDX80 128   1,09   0,86%
  • IDXV30 141   1,62   1,16%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Realisasi pembebasan lahan di Indonesia masih sangat rendah


Selasa, 05 Juli 2011 / 12:00 WIB
Realisasi pembebasan lahan di Indonesia masih sangat rendah
ILUSTRASI. Promo Transmart Carrefour 23 September - 6 Oktober 2020. Sejumlah warga mengunjungi pusat perbelanjaan di Palu, Sulawesi Tangah, Senin (8/9). ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang/foc/18.


Reporter: Irma Yani |

JAKARTA. Realisasi pembebasan lahan di Indonesia masih sangat rendah. Hingga semester I-2011, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatatkan realisasi pengadaan lahan baru mencapai 8,26%.

"Pagunya sebesar Rp 1,32 triliun, tapi realisasinya baru sekitar Rp 110 miliar atau sebesar 8,26%," kata Kepala Humas Kementerian PU Pandu, Senin (4/6).

Menurutnya, hal-hal yang menghambat realisasi pengadaan lahan, masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. "Masalahnya masih sama, seperti kesepakatan harga yang utama," terangnya.

Dengan demikian, katanya, realisasi anggaran pengadaan lahan hampir setiap tahunnya tak pernah terserap maksimal. "Tahun-tahun sebelumnya tidak sampai 100%. Yang kita harapkan tidak ada hambatan. Apalagi RUU Pengadaan Tanah sedang dibahas dan kami berharap bisa segera rampung,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×