Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Realisasi belanja pemerintah pusat hingga 31 Agustus 2026 mencapai Rp 1.791,5 triliun. Angka tersebut tumbuh 29% secara tahunan (year on year/yoy) dan telah mencapai 56,9% dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar Rp 3.149,7 triliun.
Realisasi tersebut terdiri atas belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dan belanja non-K/L.
Adapun realisasi belanja K/L hingga 31 Agustus 2026 tercatat sebesar Rp 912,4 triliun. Nilai tersebut tumbuh 33% yoy dan telah menyerap 60,4% dari pagu yang ditetapkan dalam APBN 2026.
Pertumbuhan belanja K/L terutama dipengaruhi oleh pelaksanaan sejumlah program pemerintah. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG), bantuan sosial (bansos) seperti Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), bantuan Sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), KIP Kuliah, pembangunan infrastruktur, serta sarana dan prasarana pendidikan.
Baca Juga: Belanja Pemerintah Pusat yang Dinikmati Daerah Dipatok Rp 1.445 Triliun pada 2027
Sementara itu, realisasi belanja non-K/L mencapai Rp 879,1 triliun hingga akhir Agustus 2026. Realisasi tersebut tumbuh 25,1% yoy dan telah mencapai 53,6% dari pagu.
Belanja non-K/L terutama dipengaruhi oleh pembayaran pensiun serta penyaluran subsidi dan kompensasi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik.
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menegaskan pemerintah melalui Kementerian Keuangan terus mengantisipasi pelaksanaan APBN 2026 hingga penghujung tahun. Hal ini dilakukan agar belanja negara memberikan dampak maksimal kepada masyarakat.
"Belanja Kementerian/Lembaga menuju akhir tahun, harus tetap efisien namun harus tetap dipilih yang memberikan dampak maksimal kepada masyarakat, sehingga kita akan menyelesaikan APBN kita," ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTA Edisi September, Jumat (18/9/2026).
Menurut Suahasil, pemerintah akan memastikan pelaksanaan belanja pada sisa tahun anggaran tetap memperhatikan efisiensi sekaligus efektivitas penggunaan anggaran.
Baca Juga: Anggaran Belanja Pemerintah Pusat Naik Jadi Rp 3.362,2 Triliun pada RAPBN 2027
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














