Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah mengalokasikan anggaran belanja Pemerintah Pusat dalam RAPBN 2027 sebesar Rp 3.362,2 triliun, meningkat 3,6% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan outlook APBN 2026 sebesar Rp 3.245,5 triliun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan desain belanja Pemerintah Pusat pada 2027 tetap ekspansif, namun diarahkan pada belanja yang lebih berkualitas untuk menjaga pelayanan publik, daya beli masyarakat, serta keberlanjutan pembangunan.
"Jadi fiskal kita tetap dirancang untuk ekspansif walaupun tidak besar sekali. Tapi yang jelas dari pemerintah akan ada dorongan kepada perekonomian," ujar Purbaya dalam konferensi pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027, Jumat (14/8/2026).
Baca Juga: Menkeu Purbaya Turunkan Target Kepabeanan dan Cukai pada 2027
Dari total anggaran tersebut, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) dialokasikan sebesar Rp 1.504,7 triliun, turun 7,7% yoy. Sementara itu, belanja non-K/L mencapai Rp 1.857,5 triliun, meningkat 15% yoy.
Purbaya mengatakan kebijakan belanja Pemerintah Pusat akan diarahkan untuk mendukung pencapaian target pembangunan nasional pada 2027.
Pemerintah juga akan mengoptimalkan belanja untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan sumber daya manusia, serta menjaga daya beli masyarakat.
Selain itu, belanja pemerintah akan diarahkan untuk pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung berbagai prioritas nasional yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto di DPR.
Baca Juga: Purbaya Targetkan Penerimaan Pajak pada 2027 Tembus Rp 2.591,4 Triliun
Pemerintah juga akan mempercepat penurunan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem dengan berbasis data. Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan program graduasi kemiskinan serta peningkatan akurasi data penerima subsidi dan bantuan sosial agar semakin tepat sasaran.
Dengan struktur tersebut, Purbaya menyebut pemerintah berupaya menjaga ekspansi fiskal pada 2027 tanpa mengabaikan kualitas belanja. Peningkatan anggaran terutama diarahkan untuk program yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
