kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

BI Prediksi Ekonomi Tumbuh 5,2%-6% di 2026, Rupiah Rp 17.300- Rp 17.800 per Dolar AS


Jumat, 18 September 2026 / 05:30 WIB
BI Prediksi Ekonomi Tumbuh 5,2%-6% di 2026, Rupiah Rp 17.300- Rp 17.800 per Dolar AS
ILUSTRASI. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini akan berada pada kisaran 5,2%-6%, nilai tukar rupiah di kisaran Rp 17.300-Rp 17.800 per dolar AS. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp 17.300 hingga Rp 17.800 per dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang tahun 2026.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, proyeksi tersebut menjadi bagian dari gambaran perekonomian Indonesia ke depan. Selain nilai tukar, BI juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,2%-6%.

"Ekonomi growth kita 5,2%-6% dengan rupiah di Rp17.300-Rp17.800 per dolar AS," kata Destry saat menghadiri Raker di Komisi VI DPD RI, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Pemerintah Kaji Angkat PPPK Paruh Waktu Damkar & Satpol PP Jadi PPPK Penuh, Cek Gaji!

Destry menyebut, pergerakan rupiah sebelumnya bahkan telah berada di sekitar level Rp17.500 per dolar AS dan sempat mendekati Rp17.400 per dolar AS.

Namun, kondisi global yang kembali bergejolak memberikan tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Ia mengatakan, eskalasi perang Iran-Amerika yang semakin meningkat turut mempengaruhi pergerakan rupiah dalam beberapa hari terakhir.

"Gejolak di global memburuk karena perang Iran-Amerika terus makin meningkat, kita agak tertekan dua hari terakhir ini," ujar Destry.

Baca Juga: Hadapi Era Higher for Longer, Pemerintah Perlu Percepat Penerbitan Global Bond

Meski demikian, Destry mengatakan rupiah masih mampu bertahan di level Rp17.600-an per dolar AS.

"Alhamdulillah masih berada di level Rp17.600-an," katanya.

Sementara itu, dari sisi inflasi, BI masih mempertahankan proyeksi inflasi pada sasaran 2,5% plus minus 1%. Dengan demikian, inflasi diperkirakan berada dalam rentang 1,5%-3,5%.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×