kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Prabowo presiden, anggaran KPK akan ditingkatkan


Jumat, 25 April 2014 / 22:17 WIB
ILUSTRASI. Cara pakai 1 nomor WhatsApp di 2 hp.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, anggaran Komisi Pemberantasan Korupsi akan ditingkatkan jika calon presiden Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi pemimpin negeri ini. Menurut Fadli, ini merupakan komitmen Gerindra dalam pemberantasan korupsi. 

"Pak Prabowo pernah bilang kalau beliau mendapat kepercayaan rakyat memimpin bangsa ini, anggaran KPK akan diperbesar," ujar Fadli di Jakarta, Jumat (25/4).

Ia mengatakan, KPK saat ini membutuhkan anggaran untuk menambah jumlah penyidik yang dinilai masih kurang. Fadli mengapresiasi kinerja KPK yang menurutnya mampu mengungkap kasus-kasus korupsi besar di tengah keterbatasan penyidik. 

"Kinerja mereka dalam mengungkap kasus-kasus korupsi sudah baik. Hal itu patut diberikan apresiasi," katanya.

Menurut Fadli, Indonesia membutuhkan sosok seperti Prabowo untuk memberantas korupsi. Dia menilai mantan Danjen Kopassus tersebut sebagai sosok pemimpin yang tegas dan berani.

"Korupsi yang merajalela menjadi sumber permasalahan yang dihadapi bangsa ini. Jadi, bangsa ini butuh sosok pemimpin seperti Pak Prabowo," ujarnya.

Dalam sebuah kesempatan, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Dedi A Rahim pernah mengungkapkan, saat ini jumlah penyidik di KPK hanya 62 orang. Jumlah itu sangat sedikit dibanding laporan pengaduan korupsi dari masyarakat ke KPK yang mencapai 80 ribuan. (Rahmat Fiansyah)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×