kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.537.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.167   -7,00   -0,04%
  • IDX 4.873   -31,20   -0,64%
  • KOMPAS100 625   -3,73   -0,59%
  • LQ45 498   0,36   0,07%
  • ISSI 162   -1,87   -1,14%
  • IDX30 281   0,74   0,26%
  • IDXHIDIV20 379   0,83   0,22%
  • IDX80 72   -0,39   -0,53%
  • IDXV30 105   -0,45   -0,43%
  • IDXQ30 94   0,50   0,53%

Prabowo Lapor Defisit APBN Hingga Juli 2026 Capai 0,91% dari PDB


Jumat, 14 Agustus 2026 / 15:35 WIB
Prabowo Lapor Defisit APBN Hingga Juli 2026 Capai 0,91% dari PDB
ILUSTRASI. Residen Prabowo Subianto menyampaikan bahwa hingga Juli 2026 APBN mencatatkan defisit sebesar 0,91% dari PDB. (REUTERS/Stringer)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa hingga Juli 2026 Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatatkan defisit sebesar 0,91% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Defisit ini terjadi karena realisasi pendapatan negara masih lebih rendah dibandingkan kebutuhan belanja negara yang meningkat cukup signifikan.

Prabowo menyampaikan bahwa pendapatan negara pada periode tersebut tumbuh tinggi sebesar 21,3% secara tahunan.

Baca Juga: Terbesar Sejarah Fiskal, Puan Sebut Belanja APBN 2027 Bisa Tembus Rp 4.000 Triliun

"Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan," ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan Penyampaian RUU APBN 2027, Jumat (14/8/2026).

Sementara itu, belanja negara mengalami pertumbuhan sebesar 18,2% secara tahunan.

"Belanja kita arahkan untuk menjaga daya beli rakyat, memperkuat pelayanan publik dan menggerakkan ekonomi," katanya.

Prabowo menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan bahwa keberpihakan kepada rakyat dapat berjalan bersamaan dengan disiplin fiskal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×