kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Pemerintah Siapkan Rekening Gratis, Tantangannya Cegah Rekening Dorman


Kamis, 24 September 2026 / 09:57 WIB
Pemerintah Siapkan Rekening Gratis, Tantangannya Cegah Rekening Dorman
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (KONTAN/Nurtiandriyani S)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyiapkan program pembukaan rekening bank gratis bagi masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening.

Program ini ditujukan untuk memperluas akses keuangan formal sekaligus memastikan kelompok masyarakat tersebut dapat menggunakan layanan perbankan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah telah melakukan rekonsiliasi data untuk mengetahui jumlah masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum memiliki rekening.

Dari data tersebut, kebutuhan anggaran program diperkirakan sekitar Rp 3,8 triliun.

Baca Juga: Pahami Kode Unit BRI dari Nomor Rekening Agar Administrasi Lancar

Pemerintah menggunakan asumsi insentif Rp 50.000 untuk setiap rekening yang dibuka. Dengan anggaran tersebut, sasaran program diperkirakan mencapai sekitar 76 juta rekening.

"Ini kami mau melihat dengan Menteri Keuangan program lanjutan seperti apa," ujar Airlangga di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Pembahasan bersama Menteri Keuangan Suahasil Nazara tidak hanya mencakup mekanisme pembukaan rekening, tetapi juga program lanjutan untuk mendorong rekening tetap aktif.

Pemerintah mengantisipasi agar rekening yang telah dibuka tidak berakhir menjadi rekening dormant.

Langkah tersebut dinilai penting karena sebagian masyarakat berusia 17 tahun atau yang belum menikah belum tercakup dalam program bantuan sosial.

Karena itu, pemerintah masih mengkaji bentuk program yang dapat mendorong kelompok tersebut menggunakan rekening secara aktif.

Baca Juga: BRI Perketat Pengelolaan Rekening, Cegah Penyalahgunaan Rekening Dormant

Dengan demikian, tujuan program bukan sekadar menambah jumlah rekening perbankan, melainkan memperluas inklusi keuangan dan membuka akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal.

Rekening yang aktif juga dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk melakukan transaksi serta mengakses layanan keuangan lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×