kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

Menkeu Purbaya Lapor Defisit APBN Semester I-2026 Tembus Rp 196,5 Triliun


Selasa, 07 Juli 2026 / 13:54 WIB
Menkeu Purbaya Lapor Defisit APBN Semester I-2026 Tembus Rp 196,5 Triliun
ILUSTRASI. Konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga Semester I-2026 mengalami defisit sebesar Rp 196,5 triliun, atau 0,76% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Realisasi tersebut meningkat dari posisi defisit Mei 2026 yang sebesar  Rp 180,4 triliun atau 0,70% terhadap PDB dibandingkan April 2026.  

Namun, secara turunan mengalami penurunan sebesar 3,8% year on year (yoy) dibandingkan posisi semester I-2025 yang sebesar 0,84% PDB.

Baca Juga: Melebar! Purbaya Lapor Defisit APBN 2025 Tembus 2,92% PDB

Defisit APBN ini disebabkan karena pendapatan negara yang lebih rendah dibandingkan kebutuhan belanja negara yang signifikan meningkat.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa pendapatan negara hingga Semester I-2026 sebesar Rp 1.459,4 triliun, atau setara 46,3% dari target tahun ini  yang sebesar Rp 3.153,6 triliun. 

Realisasi pendapatan negara ini mengalami pertumbuhan sebesar 21,4% yoy.

"Kinerja pendapatan dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas ekonomi, peningkatan pengawasan dan tata kelola pajak bea dan cukai, serta peningkatan layanan kementerian/lembaga dan BLU," ujar Purbaya dalam Rapat Banggar DPR RI, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga: Belanja Melonjak, Defisit APBN Kuartal I-2026 Tembus Rp 240,1 Triliun

Sementara itu, realisasi belanja negara mencapai Rp 1.656 triliun atau setara 43,1% dari target pagu APBN. Realisasi ini juga naik 17,8% yoy. 

Dengan kinerja APBN tersebut, keseimbangan primer mencatatkan surplus sebesar Rp 85,1 triliun. Serta, di sisi pembiayaan anggaran realisasinya mencapai Rp 452 triliun atau sudah 65,6% dari target APBN 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×