kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.845   43,00   0,26%
  • IDX 8.239   -52,34   -0,63%
  • KOMPAS100 1.164   -8,18   -0,70%
  • LQ45 836   -6,28   -0,75%
  • ISSI 295   -1,11   -0,37%
  • IDX30 435   -0,74   -0,17%
  • IDXHIDIV20 521   0,28   0,05%
  • IDX80 130   -0,83   -0,63%
  • IDXV30 143   0,85   0,59%
  • IDXQ30 141   -0,17   -0,12%

Polemik pengelolaan sampah ibu kota, ini penjelasan Risma


Kamis, 01 Agustus 2019 / 10:39 WIB
Polemik pengelolaan sampah ibu kota, ini penjelasan Risma


Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo

Menurut Risma, saat itu dia diminta pendapat mengenai pengelolaan sampah di Jakarta. Salah satunya, cara mengatasi masalah yang akan timbul apabila Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan ditutup pada 2021.

“Aku kan ngomong, loh menakutkan kalau 2021, Bantargebang tutup, dia malah baru mau operasional 2022. Saya bilang, ajukan itu..ajukan, supaya dia bisa di 2021. Ini kan menakutkan, 7.500 ton itu enggak sedikit loh sampah itu,” kata Risma.

Menurut Risma, jawabannya itu hanya sekadar membalas pertanyaan yang diajukan.

Risma mengatakan, saat mendapat pertanyaan soal pengelolaan sampah, dia membayangkan apabila dia sendiri berada di Jakarta, dengan kondisi sampah yang sulit tertangani.

Risma mengaku membayangkan dampak masalah sampah tersebut bagi masyarakat. “Itu konteksnya. Jadi buat apa aku nyindir, enggak ada gunanya juga kan,” kata Risma.




TERBARU

[X]
×