kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Menteri KP Sebut Progres Pembangunan Kampung Nelayan Mencapai 50%


Kamis, 12 Februari 2026 / 19:14 WIB
Menteri KP Sebut Progres Pembangunan Kampung Nelayan Mencapai 50%
ILUSTRASI. Wahyu Sakti Trenggono (KONTAN/Youtube KKP) Menteri KP Wahyu Trenggono menyampaikan, progres Kampung Nelayan sudah mencapai 50 persen dari tahap pertama pembangunan.


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan, progres Kampung Nelayan sudah mencapai 50 persen dari tahap pertama pembangunan. 

Menurut Trenggono, saat ini telah terbangun 65 titik kampung nelayan. 

"Progres sudah 50 persen dari tahap 1 dan mudah-mudahan bisa segera selesai," kata Trenggono seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/2/2026) 

Selain melaporkan soal Kampung Nelayan, Trenggono juga melaporkan soal progres pembangunan tambak udang di Waingapu, Nusa Tenggara Timur. 

Baca Juga: Perputaran Uang Haji Rp 40 Triliun, Pemerintah Dorong Transaksi dengan QRIS

Sementara itu, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko mengatakan Kampung Nelayan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi kemiskinan. 

Budiman mengungkap Presiden Prabowo menekankan bahwa pengentasan kemiskinan tidak bisa jika hanya dengan bantuan saja. 

Kepala Negara menegaskan agar program seperti Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan diperkuat. 

"Bapak Presiden menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan tidak mungkin terjadi, atau orang yang sudah terentaskan bisa saja jatuh miskin kembali kalau kelembagaan seperti koperasi dan kampung nelayan tidak diperkuat. Kami setuju dengan pendapat itu," ungkap Budiman. 

Budiman juga menyampaikan sejumlah usulan untuk memperkuat produktivitas masyarakat di Kampung Nelayan.

Salah satunya terkait penguatan finansial dan dorongan aktivitas ekonomi agar produktif. 

"Kuat secara finansial dan aktivitas produktif bisa didorong. Kemudian masyarakat dan anggota-anggota bisa merasakan hasilnya. Kami menyampaikan beberapa usulan dan berdiskusi dengan Bapak Presiden," kata Budiman.

Baca Juga: Bea Cukai Segel Tiga Gerai Tiffany & Co di Jakarta, Diduga Ada Pelanggaran Impor

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/02/12/19014891/menteri-kp-sebut-pembangunan-kampung-nelayan-capai-50-persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×