kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pertumbuhan impor 2010 lebih cepat ketimbang ekspor


Selasa, 01 Februari 2011 / 15:25 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pertumbuhan impor pada 2010 tenyata melesat lebih cepat ketimbang ekspor. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari-Desember 2010, nilai impor meningkat sebesar 40,05% sementara ekspor hanya 35,38%.

Nilai impor 2010 mencapai US$ 135,61 miliar. Sementara, nilai ekspor 2010 mencapai US$ 157,73 miliar.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, China masih menjadi pengimpor terbesar untuk produk non migas pada tahun lalu. Nilai impor barang dari china mencapai US$ 19,69 dengan pangsa pasar 18,19%.

Di posisi kedua ada Jepang. Nilai impor produk migas dari Jepang sebesar US$ 16,91 miliar dengan pangsa pasar 15,62%, dan Singapura US$ 10,05 miliar dengan pangsa pasar 9,29%. “Impor non migas dari ASEAN mencapai 22,03% dan Ui Eropa sebesar 9,02%,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×