kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.723   15,00   0,08%
  • IDX 6.484   -41,75   -0,64%
  • KOMPAS100 844   -5,05   -0,59%
  • LQ45 639   -5,98   -0,93%
  • ISSI 228   -0,52   -0,23%
  • IDX30 357   -3,26   -0,90%
  • IDXHIDIV20 433   -3,61   -0,83%
  • IDX80 96   -0,67   -0,69%
  • IDXV30 120   -0,67   -0,55%
  • IDXQ30 113   -1,02   -0,89%

Pertumbuhan impor 2010 lebih cepat ketimbang ekspor


Selasa, 01 Februari 2011 / 15:25 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pertumbuhan impor pada 2010 tenyata melesat lebih cepat ketimbang ekspor. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari-Desember 2010, nilai impor meningkat sebesar 40,05% sementara ekspor hanya 35,38%.

Nilai impor 2010 mencapai US$ 135,61 miliar. Sementara, nilai ekspor 2010 mencapai US$ 157,73 miliar.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, China masih menjadi pengimpor terbesar untuk produk non migas pada tahun lalu. Nilai impor barang dari china mencapai US$ 19,69 dengan pangsa pasar 18,19%.

Di posisi kedua ada Jepang. Nilai impor produk migas dari Jepang sebesar US$ 16,91 miliar dengan pangsa pasar 15,62%, dan Singapura US$ 10,05 miliar dengan pangsa pasar 9,29%. “Impor non migas dari ASEAN mencapai 22,03% dan Ui Eropa sebesar 9,02%,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×