kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Pertumbuhan impor 2010 lebih cepat ketimbang ekspor


Selasa, 01 Februari 2011 / 15:25 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pertumbuhan impor pada 2010 tenyata melesat lebih cepat ketimbang ekspor. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat selama Januari-Desember 2010, nilai impor meningkat sebesar 40,05% sementara ekspor hanya 35,38%.

Nilai impor 2010 mencapai US$ 135,61 miliar. Sementara, nilai ekspor 2010 mencapai US$ 157,73 miliar.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, China masih menjadi pengimpor terbesar untuk produk non migas pada tahun lalu. Nilai impor barang dari china mencapai US$ 19,69 dengan pangsa pasar 18,19%.

Di posisi kedua ada Jepang. Nilai impor produk migas dari Jepang sebesar US$ 16,91 miliar dengan pangsa pasar 15,62%, dan Singapura US$ 10,05 miliar dengan pangsa pasar 9,29%. “Impor non migas dari ASEAN mencapai 22,03% dan Ui Eropa sebesar 9,02%,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×