kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Perizinan dan Investasi Dinilai Jadi Kunci Pertumbungan Ekonomi RI pada 2026


Minggu, 28 Desember 2025 / 14:47 WIB
Perizinan dan Investasi Dinilai Jadi Kunci Pertumbungan Ekonomi RI pada 2026
ILUSTRASI. Ekonom Bank Permata Josua Pardede (KONTAN/Dendi Siswanto). Ekonom senior Raden Pardede memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 mencapai 5% sebagai skenario dasar.


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Meski tingkat pengangguran terbuka menurun, kualitas pekerjaan justru menjadi tantangan serius karena banyak pekerja berada di sektor informal dengan pendapatan tidak pasti.

Raden menyoroti penurunan tajam daya serap investasi terhadap tenaga kerja. Jika tujuh tahun lalu investasi Rp 1 triliun mampu menyerap hampir 4.000 pekerja, kini hanya sekitar 1.200 orang.

Tren digitalisasi dan otomatisasi turut memperkecil penyerapan tenaga kerja, sementara jenis investasi yang masuk semakin menuntut keterampilan tinggi.

Kondisi ini, menurutnya, paling berdampak pada Generasi Z, yang kini menyumbang porsi besar pengangguran. Karena itu, ia mengapresiasi langkah pemerintah mendorong program magang, pelatihan berbasis teknologi, serta pengembangan ekonomi digital dan kecerdasan buatan.

Baca Juga: Bank Indonesia (BI) Sebut, Penguatan Literasi Jadi Kunci Pengembangan Ekonomi Syariah

“Gen Z bisa sangat produktif, tapi juga bisa destruktif kalau tidak diarahkan. Kita tidak bisa lagi bergantung pada sumber daya alam. Masa depan ada di teknologi, IT, artificial intelligence, dan bioteknologi,” ujar Raden.

Ia menekankan bahwa percepatan kebijakan menjadi kunci. Pemerintah diminta bergerak cepat dan masif agar tantangan ketenagakerjaan dan investasi tidak berkembang menjadi risiko sosial yang lebih besar pada 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×