kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Investasi Fisik Jadi Penahan Laju Ekonomi pada Kuartal III-2025


Rabu, 05 November 2025 / 17:03 WIB
Diperbarui Rabu, 05 November 2025 / 17:18 WIB
Investasi Fisik Jadi Penahan Laju Ekonomi pada Kuartal III-2025
ILUSTRASI. Indonesia kembali mengalami inflasi pada September 2025 setelah bulan sebelumnya sempat deflasi. Inflasi September 2025 tercatat sebesar 0,21% secara bulanan, berbalik arah dari deflasi 0,08% yang terjadi pada Agustus 2025. Secara tahunan alias year on year (yoy), inflasi September 2025 tercatat sebesar 2,65%. Inflasi tahunan mencapai level tertinggi sejak Juni 2025.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2025 tercatat 5,04% secara tahunan alias year on year (yoy).

Angka ini melambat jika dibandingkan kuartal sebelumnya yang mencapai 5,12% yoy.

Meskipun secara keseluruhan masih menunjukkan laju yang stabil di atas 5%, pemulihan investasi fisik atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tampak masih tertahan dan menjadi faktor penahan utama pertumbuhan ekonomi periode ini.

Baca Juga: Ekonom Pertanyakan Lonjakan Investasi di Laporan BPS, Data PMTB dan BKPM Tak Selaras

Berdasarkan data BPS yang diolah PIER, PMTB hanya tumbuh 5,04% yoy pada kuartal III, melambat dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 6,99% yoy.

Perlambatan terutama terjadi pada komponen bangunan dan mesin/pelengkapnya, dua sektor yang berperan besar dalam menopang investasi fisik.

Sektor bangunan (construction) hanya tumbuh 4,21%, turun dari 4,98% pada kuartal sebelumnya dan juga mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kuartal III-2024 sebesar 7,48%.

Baca Juga: Apindo Beberkan 4 Strategi Jaga Laju Pertumbuhan Ekonomi hingga 2029

Sementara itu, sektor mesin dan peralatan juga mengalami penurunan dari 25,30% pada kuartal II-2025 menjadi sebesar 17% pada kuartal III-2025. Namun, mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kuartal III-2024 sebesar 11,17%.

Di sisi lain, industri pengolahan pada kuartal III-2025 tercatat tumbuh 5,54% atau meningkat dibandingkan kuartal III tahun lalu sebesar 4,72%.

Namun jika dibandingkan dengan kuartal II-2025 mengalami penurunan, di mana pada kuartal II-2025 industri pengolahan tercatat tumbuh 5,68%.

Baca Juga: Realisasi Belanja Pemerintah Menentukan Laju Ekonomi Semester II 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×