kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Pemerintah dan BI kendalikan defisit, impor turun


Selasa, 01 April 2014 / 15:49 WIB
Pemerintah dan BI kendalikan defisit, impor turun
Promo KFC hari ini 8 November 2022 untuk minuman kopi ditambah makanan atau camilan lezat dengan harga hemat.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Data impor pada bulan Februari 2014 mengalami penurunan 7,58% dibanding bulan sebelumnya menjadi US$ 13,79 miliar. Penurunan ini disinyalir sebagai imbas dari kebijakan pemerintah dan BI untuk mengendalikan defisit transaksi berjalan.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, penurunan impor menjadi US$ 13,78 miliar, merupakan desain untuk mengendalikan defisit.

Pemerintah dan BI diberikan pilihan antara menaikkan pertumbuhan ekonomi atau mengendalikan defisit.

"Saya memberikan apresiasi kepada pemerintah dan BI yang berhasil melaksanakan desainnya," ujar Sasmito di Jakarta, Selasa (1/4).

Akibatnya, neraca perdagangan kembali surplus sebesar US$ 785,3 juta. Dengan memasang suku bunga yang tinggi dan berbagai kebijakan fiskal seperti pengenaan biodiesel, menjadi stimulus perbaikan neraca dagang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×