kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Menkominfo tolak permintaan sopir angkutan resmi


Selasa, 22 Maret 2016 / 17:36 WIB
Menkominfo tolak permintaan sopir angkutan resmi


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dipastikan menolak tuntutan para pengemudi angkutan umum untuk memblokir aplikasi Uber dan GrabCar. 

Kepastian itu didapatkan setelah perwakilan Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) menemui Menkominfo Rudiantara. 

"Setelah bertemu Menkominfo, hasilnya tidak dapat menutup (aplikasi Uber dan GrabCar). Padahal, kami jelaskan sudah banyak korban di jalanan," ujar petugas Humas PPAD Suharto di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (22/3). 

Menurut dia, Menkominfo mengaku tidak bisa berbuat banyak lantaran izin koperasi pengendara Uber dan GrabCar sudah dikeluarkan Menteri Koperasi dan UKM. 

"Alasannya, kalau nanti ada koperasinya, ini Menkominfo hanya bisa urus aplikasi. Aneh ini perusahaan ilegal tak bisa ditutup," kata Suharto. 

Setelah mendapat kepastian itu, PPAD mengaku akan melakukan konsolidasi. Dia mengatakan, bukan tak mungkin aksi demo lebih besar akan dilakukan oleh PPAD. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×