kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Menkeu Purbaya Turunkan Target Kepabeanan dan Cukai pada 2027


Jumat, 14 Agustus 2026 / 20:20 WIB
Menkeu Purbaya Turunkan Target Kepabeanan dan Cukai pada 2027
ILUSTRASI. Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa (KONTAN/Nurtiandriyani Simamora)


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menurunkan target kepabeanan dan cukai dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Purbaya mengungkapkan target penerimaan kepabeanan dan cukai pada tahun depan hanya Rp 316,6 triliun atau turun 1,2% jika dibandingkan dengan outlook APBN 2026 sebesar Rp 320,6 triliun. Sementara jika dibandingkan dengan target APBN 2026 mengalami penurunan sebesar 5,77%.

Sayangnya, Purbaya tidak menjelaskan secara detail alasan penurunan target tersebut.

Baca Juga: Kejar Target Pajak pada 2027, Purbaya Buka Peluang Pengenaan Pajak Baru

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya memastikan penambahan layer cukai hasil tembakau (CHT) tetap diberlakukan pada tahun ini setelah pembahasan bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) rampung.

"Kalau untuk cukai rokok, kita akan coba terapkan tahun ini. Setelah saya bicara dengan parlemen. Kita masih belum ketemu, masih belum dapat waktu. Setelah 17 Agustus ini kan baru kita ketemu DPR untuk memastikan CHT," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers di DJP, Jumat (14/8).

Ia menjelaskan bahwa penambahan layer cukai tersebut ditujukan agar pengusaha rokok yang selama ini beroperasi secara ilegal bisa masuk ke sistem legal.

"Tujuannya supaya yang ilegal-ilegal bisa masuk ke legal, sehingga saya bisa menutup semua yang ilegal," pungkasnya. 

Baca Juga: PFII Mulai Dekati Investor Global dan Family Office, Rosan: Respons Sangat Positif

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×