CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Menkeu: BBM naik Rp 1.000, inflasi bertambah 1,5%


Rabu, 03 September 2014 / 13:14 WIB
ILUSTRASI. Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2023 Kemenag.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bakal memicu inflasi semakin tinggi. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan jika harga BBM dinaikkan Rp 1.000 maka akan terjadi tambahan inflasi 1,5%.

"(Jika naik Rp 1.000) tambahan inflasinya sekitar 1,2%. Jika diakomodir ke efek transport, totalnya bisa ke 1,5%," ujar Chatib dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jakarta, Rabu (3/9).

Apabila dinaikkan Rp 2.000 maka tambahan inflasi sebesar 3% dan berlaku seterusnya. Dalam hal ini, Chatib mengakui tidak tahu apakah pemerintahan baru akan menaikkan harga BBM atau tidak.

Asal tahu saja, inflasi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 dipagu sebesar 4,4%. Pagu tersebut, menurut Chatib, belum memperhitungkan adanya kenaikan harga BBM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×