kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Menkeu: BBM naik Rp 1.000, inflasi bertambah 1,5%


Rabu, 03 September 2014 / 13:14 WIB
Menkeu: BBM naik Rp 1.000, inflasi bertambah 1,5%
ILUSTRASI. Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2023 Kemenag.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bakal memicu inflasi semakin tinggi. Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan jika harga BBM dinaikkan Rp 1.000 maka akan terjadi tambahan inflasi 1,5%.

"(Jika naik Rp 1.000) tambahan inflasinya sekitar 1,2%. Jika diakomodir ke efek transport, totalnya bisa ke 1,5%," ujar Chatib dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Jakarta, Rabu (3/9).

Apabila dinaikkan Rp 2.000 maka tambahan inflasi sebesar 3% dan berlaku seterusnya. Dalam hal ini, Chatib mengakui tidak tahu apakah pemerintahan baru akan menaikkan harga BBM atau tidak.

Asal tahu saja, inflasi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 dipagu sebesar 4,4%. Pagu tersebut, menurut Chatib, belum memperhitungkan adanya kenaikan harga BBM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×