kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Massa semakin semangat jaga gedung KPK


Sabtu, 24 Januari 2015 / 00:18 WIB
ILUSTRASI. Siaran televisi (TV) analog di seluruh Indonesia resmi dimatikan. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Massa yang berkumpul di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan, sejak Jumat (23/1) pagi semakin mantap untuk menginap dan terus menjaga Gedung KPK. Langkah itu diambil setelah Badan Reserse Kriminal Polri menahan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Jumat malam ini. 

"Tadi teman-teman sudah mendatangi Bareskrim, lobi dan komunikasi sudah dilakukan oleh teman-teman agar Bambang dibebaskan. Tapi penyidik bareskrim tetap akan menahan Bambang walau mereka tidak punya dasar yang cukup jelas," kata aktivis ICW Abdullah Dahlan kepada puluhan massa yang masih berkumpul. 

Massa yang masih semangat langsung bersorak "huuu" sebagai ungkapan rasa kecewa terhadap Bareskrim Polri. Abdullah lalu mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Gedung KPK agar tidak ada dokumen-dokumen penting yang berpindah tangan. 

"Apakah kita masih konsisten menjaga Gedung KPK malam ini?" tanya Abdullah. 

"Masiiih," jawab massa kompak. 

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap menangkap Bambang dalam rangka pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan menyuruh memberikan keterangan palsu dalam sidang sengketa Pilkada Kota Waringin Barat di Mahkamah Konstitusi pada tahun 2010. 

Polri membantah penangkapan ini terkait calon Kapolri Komjen (Pol) Budi Gunawan yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×