kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

KPK mengajukan banding atas vonis Nunun Nurbaetie


Selasa, 15 Mei 2012 / 18:09 WIB
ILUSTRASI. Es batu


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can



JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya mengajukan banding atas putusan terdakwa suap Nunun Nurbaetie. Juru bicara KPK Johan Budi SP beralasan, vonis majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta tidak sesuai dengan tuntutan jaksa.

Majelis hakim telah menghukum Nunun selama 2,5 tahun penjara plus hukuman denda sebesar Rp 150 juta. Hukuman ini lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Selain itu, jaksa meminta majelis hakim menyita uang sebesar Rp 1 miliar milik Nunun yang diduga berasal dari uang suap.

Nunun sendiri tidak mengajukan banding. Terdakwa dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia ini mengatakan, putusan tersebut telah adil.

Kuasa hukum Nunun Ina Rachman mempersilahkan upaya banding yang diajukan oleh KPK. Dia mengatakan, permohonan banding itu merupakan hak KPK. Menurut Ina, pihak penasehat hukum Nunun akan menghadapi banding tersebut sesuai dengan fakta persidangan lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×