kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.122   90,08   1,12%
  • KOMPAS100 1.144   12,39   1,09%
  • LQ45 829   7,62   0,93%
  • ISSI 288   4,10   1,44%
  • IDX30 431   4,19   0,98%
  • IDXHIDIV20 518   4,93   0,96%
  • IDX80 128   1,44   1,14%
  • IDXV30 141   2,01   1,44%
  • IDXQ30 140   1,32   0,95%

Konektivitas masih jadi kendala PJJ di perguruan tinggi


Rabu, 02 September 2020 / 18:55 WIB
Konektivitas masih jadi kendala PJJ di perguruan tinggi
ILUSTRASI. Hampir semua perguruan tinggi saat ini sudah melakukan pembelajaran secara daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).


Reporter: Ratih Waseso | Editor: Khomarul Hidayat

Kemendikbud sendiri melakukan beberapa upaya untuk mendukung pembelajaran daring, diantaranya koordinasi dan kerjasama dengan Kementerian Kominfo dan penyedia jasa internet untuk membuat whitelist sumber belajar daring di perguruan tinggi dan Dikti/Dikbud, kerjasama dengan content provider nasional dan internasional, menyiapkan platform Learning Management System (LMS) nasional gratis bagi perguruan tinggi yang belum memiliki, serta kerjasama dengan pemilik platform mulai dari perguruan tinggi, Universitas Terbuka dan Google Suite.

"Ada 8 juta mahasiswa dan 300.000 dosen melakukan transformasi digital dengan cepat. Menuju tatanan baru ini kita melakukan persiapan-persiapan menggunakan praktek baik yang kita dapatkan semester kemarin dan kita perkuat faktor-faktor yang dominan terhadap pembelajaran seperti, kesiapan dosen, model pembelajaran yang bagus yang harus kita intervensi dengan pelatihan-pelatihan serta bagaimana pembelajaran daring itu bisa memperkaya pengalaman siswa secara lebih utuh," jelas Nizam.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menambahkan, mengenai bahan ajar perlu diperhatikan dalam pembelajaran jarak jauh. Bahan ajar bagi PJJ harus dibuat dengan sesederhana mungkin yang membuat mahasiswa mampu menerima materi pembelajaraan dengan mudah melalui PJJ.

"Metode dari luring ke daring itu harus cari yang mudah, jangan metode yang tatap muka diterapkan di daring, enggak akan ketemu. Nah ini model yang efektif harus dicari jalan keluarnya," kata Moeldoko.

Kurikulum juga ditekankan Moeldoko perlu adanya penyesuaian untuk PJJ. Ia mengapresiasi adanya pelatihan yang meningkatkan kemampuan tenaga pengajar menyesuaikan kondisi saat ini.

Baca Juga: Tak cuma Mas Menteri, operator telekomunikasi juga ada program kuota gratis, lo

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×