kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Jokowi:90% kapal yang berlayar di Indonesia ilegal


Kamis, 18 Desember 2014 / 10:41 WIB
Jokowi:90% kapal yang berlayar di Indonesia ilegal
ILUSTRASI. Xanana Gusmao resmi dilantik kembali sebagai Perdana Menteri Timor Leste pada Sabtu (1/7/2023).


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Laut Indonesia banyak dihuni oleh kapal ilegal. Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengatakan lebih dari 90% kapal yang beredar di perairan Indonesia adalah ilgegal.

Menurut Jokowi, berdasarkan laporan yang ia terima dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, kapal yang beredar di perairan Indonesia mencapai 5.400-7.000 kapal. Celakanya, lebih dari 90% kapal tersebut adalah ilegal. "Ini sudah tidak boleh lagi dibiarkan dicuri ikan-ikan kita," ujar Jokowi dalam sambutan Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 di Jakarta, Kamis (18/12).

Bukan sedikit uang negara yang hilang akibat kapal ilegal tersebut. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebut, setiap tahunnya Rp 300 triliun uang negara hilang akibat penangkapan ikan ilegal.

Maka dari itu, pemerintah tidak akan memberikan toleransi lagi bagi kapal ilegal yang masuk ke perairan Indonesia tanpa ijin dan mengambil ikan. "Saya perintahkan langsung tenggelamkan," tandasnya. Keamanan laut menjadi hal yang sangat penting bagi negara dan pemerintah di bawah kepemimpinannya akan fokus pada bidang kemaritiman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×