kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Irjen Kemhan gandeng KPK soal pengadaan alutsista


Jumat, 03 Oktober 2014 / 17:11 WIB
ILUSTRASI. Manfaat buah durian untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertahanan (Kemhan) Marsdya TNI Ismono Wijayanto menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (3/10). Ismono datang dengan tujuan untuk bertemu dengan pimpinan KPK membicarakan ihwal program-program yang akan dijalankannya setelah dirinya menjabat sebagai Irjen Kemhan.

"Irjen Kemhan diskusi dengan pimpinan KPK," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Jumat.

Usai melakukan pertemuan tersebut, Ismono mengaku, pertemuan yang diadakan atas inisiatif dirinya tersebut sebagai salah sati bentuk silaturahmi, mengingat jabatan Irjen Kemhan baru didudukinya. Menurutnya, pertemuan tersebut juga dilakukan untuk meminta pandangan KPK berkatan dengan program-program yang akan dilaksanakannya nanti.

"Saya hanya silaturahmi, saya sebagai pejabat baru tentu minta arahan-arahan beliau apa yang harus saya laksanakan terkait dengan program yang akan saya jalankan," imbuhnya.

Lebih lanjut menurut Ismono, pihaknya juga berniat menjalin kerja sama dengan KPK terkait dengan kegiatan yang ada di kementeriannya, termasuk dalam pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista). Kendati demikian, soal kerja sama tersebut ia masih belum mau berbicara lebih jauh.

Menurutnya, pembicaraan tadi barulah sebatas silaturahmi. Setelah dibentuk perjanjian kata Ismono, pihaknya akan membentuk MoU terkait kegiatan pengadaan di Kemhan.

"Kita lihat nanti MoU (Memorandum of Understanding atau nota kesepahaman), pasti ada klausul-klausulnya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×