kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.142   28,00   0,16%
  • IDX 7.493   34,24   0,46%
  • KOMPAS100 1.036   6,95   0,67%
  • LQ45 746   -0,65   -0,09%
  • ISSI 271   2,08   0,77%
  • IDX30 400   -0,73   -0,18%
  • IDXHIDIV20 486   -4,36   -0,89%
  • IDX80 116   0,49   0,43%
  • IDXV30 135   -0,15   -0,11%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Evaluasi dulu kinerja baru PNS bisa naik gaji


Kamis, 24 Mei 2012 / 17:25 WIB
ILUSTRASI. Korban tewas di Gaza meningkat jadi 83 orang pasca serangan udara Israel meningkat


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilai, rencana kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 7% tahun 2013 mendatang harus dievaluasi. Hal ini disampaikan oleh Dolfie Ofp, anggota DPR dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Jakarta, Kamis (24/5).

Ia mengatakan, sebelum menaikkan gaji harus dilakukan terlebih dahulu evaluasi kinerja PNS di masing-masing kementerian. Pasalnya, sejauh ini terdapat banyak keluhan dari masyarakat mengenai pelayanan yang diberikan PNS. "Harus ada evaluasi dulu," kata Dolfie.

Dolfie menyatakan, pembenahan terhadap pelayanan masyarakat lebih mendesak daripada menaikkan gaji PNS 7%. "Banyak masyarakat mengeluh layanan publik. Dan kami bingung kriteria pelayanan publik yang dikerjakan PNS itu," tandasnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat, Achsanul Qosasi menilai, rencana kenaikan gaji PNS anggaran APBN 2013 dilakukan karena adanya inflasi. Ia bilang, kenaikan gaji PNS sebesar 7% merupakan perkiraan besaran inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×