kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Empat PR pemerintahan Jokowi-JK versi Kemdagri


Rabu, 22 Oktober 2014 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Manfaat sayur brokoli salah satunya yaitu memiliki kandungan berbagai senyawa bioaktif yang telah terbukti mengurangi peradangan pada jaringan tubuh.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Banyak pekerjaan rumah (PR) menumpuk di masa awal pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Dody Riyatmadji mengatakan, ada empat PR besar yang belum selesai pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan menjadi PR pemerintahan selanjutnya.

PR pertama, menggolkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- undang (Perppu) Pemilihan Kepala Daerah yang baru saja diterbitkan oleh SBY menjadi undang-undang (UU). Kedua, menyelesaikan beberapa aturan tindaklanjut UU No. 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. 

"Yang belum terkait aturan mengenai qanun, pengelolaan sumber daya alam Aceh dan aturan mengenai hukum dinayat," kata Dody kepada KONTAN Rabu (22/10).

PR ketiga, menyelesaikan pembahasan Rancangan undang-undang Otonomi Khusus Papua. Dan masalah terakhir adalah menyelesaikan masalah batas antar daerah yang sampai dengan akhir pemerintahan SBY belum juga berhasil diselesaikan. "Yang gede, termasuk penyelesaian pembahasan UU Desa, Pemerintahan Daerah sudah selesai semua," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×