kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Moody’s dan S&P Peringatkan Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Peringkat RI Bisa Terpangkas


Kamis, 21 Mei 2026 / 16:42 WIB
Moody’s dan S&P Peringatkan Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Peringkat RI Bisa Terpangkas
ILUSTRASI. Nilai ekspor komoditas nonmigas unggulan Sumsel turun (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)


Sumber: Reuters | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua lembaga pemeringkat dunia Moody's Ratings dan S&P menilai sentralisasi ekspor komoditas Indonesia berisiko negatif bagi sektor pertambangan dan peringkat kredit.

Moody's pada Kamis (21/5/2026) menyatakan bahwa pihaknya menilai rencana pemerintah Indonesia untuk melakukan sentralisasi ekspor komoditas sebagai langkah yang bersifat negatif bagi sektor pertambangan dan meningkatkan risiko distorsi pasar.

Lembaga pemeringkat itu mengatakan, langkah tersebut memang berpotensi mendukung arus masuk devisa dan nilai tukar rupiah, tetapi dapat berdampak pada sentimen investor terhadap kebijakan secara lebih luas.

Baca Juga: Dahnil Sapa Jemaah di Syiyah, Pastikan Layanan Dekat dengan Kebutuhan Jemaah

Sebelumnya S&P Global Ratings juga memperingatkan bahwa rencana tersebut bisa mempengaruhi ekspor Indonesia, menekan pendapatan pemerintah dan neraca pembayaran.

“Faktor-faktor ini menciptakan ketidakpastian lebih besar terhadap peringkat kredit Indonesia,” katanya dalam pernyataan, menambahkan bahwa investasi bisa terdampak jika perubahan ini menurunkan kepercayaan bisnis dan sentimen investasi.

Saat ini, S&P menjadi satu-satunya lembaga pemeringkat utama yang belum mengumumkan tinjauan tahunan atas Indonesia, sementara Moody’s dan Fitch sudah menurunkan outlook kredit menjadi negatif dari stabil.

Moody’s menilai bahwa meski rencana ekspor bisa mendukung arus devisa, risiko distorsi pasar meningkat dan dapat membebani sentimen investor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×