kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   25.000   0,96%
  • USD/IDR 17.769   8,00   0,05%
  • IDX 6.440   -22,69   -0,35%
  • KOMPAS100 842   -10,36   -1,22%
  • LQ45 640   -8,70   -1,34%
  • ISSI 226   1,56   0,70%
  • IDX30 355   -4,86   -1,35%
  • IDXHIDIV20 444   -5,50   -1,22%
  • IDX80 96   -1,20   -1,23%
  • IDXV30 123   -1,07   -0,86%
  • IDXQ30 115   -1,64   -1,41%

Defisit APBN 2021 melebar, Sri Mulyani beberkan strategi pembiayaannya


Selasa, 28 Juli 2020 / 15:44 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berbincang di sela acara penadatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) tentang pinjaman dana untuk pemulihan ekonom


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

"Nanti kami akan mendiskusikan lagi dengan BI. Bagaimana BI akan melaksanakan fungsi sebagai peserta lelang reguler atau mereka akan masuk lewat green shoe option ataupun private placement," tambahnya.

Kedua, pemerintah juga akan memanfaatkan sumber-sumber lain baik dari perjanjian bilateral dan multirateral agar mendapatkan sumber dana yang relatif murah dan bisa memberikan produktivitas yang maksimal.

Baca Juga: Gara-gara Covid-19, pengangguran di Indonesia bertambah 3,7 juta orang

"Dan kami tentu akan terus melakukan pengelolaan dari outstanding utang secara hati=hati karena dengan defisit meningkat, kita melihat debt to PDB ratio mendekati 40%," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×