kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.135.000   50.000   1,62%
  • USD/IDR 16.826   17,00   0,10%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

China topang kinerja ekspor non migas Indonesia


Jumat, 14 Februari 2014 / 17:20 WIB
China topang kinerja ekspor non migas Indonesia
ILUSTRASI. Drakor The Golden Spoon, drama Korea fantasi terbaru yang dibintangi oleh Yook Sung Jae, Lee Jong Won, Jung Chae Yeon, dan Yeon Woo.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Ekspor komoditas utama Indonesia masih tumbuh positif di 2013. China menjadi negara yang menopang kinerja ekspor dalam negeri.

China menjadi pangsa pasar ekspor non migas terbesar bagi Indonesia yaitu mencapai 14,1% di 2013. Inilah yang kemudian menjadi penopang turunnya permintaan batu bara dan harga komoditas yang masih tumbuh negatif.

Kepala Departemen Statistik Bank Indonesia (BI) Hendy Sulistiowati mengatakan volume ekspor 10 komoditas utama pada Triwulan IV 2013 tumbuh positif karena dipengaruhi naiknya permintaan ekspor minyak nabati, alat listrik, karet dan kayu olahan serta produk kimia. China menjadi negara yang menopang akselerasi ekspor tersebut.

Ekspor ke China mencakup karet mentah, bauksit dan kertas dengan total pangsa sebesar 17,3%. "Tumbuhnya positif," ujar Hendy dalam paparan mengenai Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) 2013 di Jakarta, Jumat (14/2).

Sisanya ada Amerika Serikat (AS) dan India yang menopang kinerja ekspor non migas dengan pertumbuhan positif. Karena itu, menurut Hendy, perlambatan ekonomi yang sekarang sedang terjadi di China akan sangat berpengaruh bagi Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×