kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45916,37   -3,13   -0.34%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BPS: Kemiskinan Ekstrem Turun Jadi 1,12%, Maluku dan Papua Turun Paling Cepat


Minggu, 12 November 2023 / 11:16 WIB
BPS: Kemiskinan Ekstrem Turun Jadi 1,12%, Maluku dan Papua Turun Paling Cepat
ILUSTRASI. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan ekstrem terus menyusut dalam kurun waktu lima tahun terakhir.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat kemiskinan ekstrem terus menyusut dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Pada Maret 2023, tingkat kemiskinan ekstrem menurun menjadi 1,12% dari 2,6% pada tahun 2018.

Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, pada Maret 2023, jumlah provinsi dengan tingkat kemiskinan ekstrem di bawah 1% sebanyak 18 provinsi, atau sekitar 53% dari total provinsi.

Sedangkan jumlah provinsi dengan tingkat kemiskinan ekstrem di kisaran 1% hingga 5% ada 14 provinsi. Sementara, jumlah provinsi dengan tingkat kemiskinan ekstrem di atas 5% masih ada 2 provinsi.

“Dapat kami laporkan bahwa provinsi dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi di setiap pulau mengalami penurunan yang cepat dalam periode Maret 2022 sampai Maret 2023,” tutur Amalia dalam Rakornas dan Penyerahan Insentif Fiskal atas Kinerja Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2023, Kamis (9/11).

Baca Juga: Untuk Mencapai Kemiskinan Ekstrem Nol Persen, Sri Mulyani Beberkan Strateginya

Ia menyebutkan, Provinsi Maluku dan Papua merupakan provinsi yang mengalami penurunan kemiskinan ekstrem yang sangat cepat yakni dari 10,92% menuju 7,67% pada Maret 2023.

Kemudian, untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, dan juga pulau Sulawesi Gorontalo mengalami penurunan kemiskinan ekstrem tercepat dari 4,28% ke 2,44%.

Selain itu, beberapa provinsi dengan penurunan kemiskinan ekstrem tercepat di kawasan Pulau Sumatera adalah provinsi Sumatera Selatan. Di wilayah Pulau Kalimantan adalah Kalimantan Timur, dan di kawasan Pulau Jawa adalah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Lalu, di wilayah Sulawesi adalah Provinsi Sulawesi Barat, di wilayah Maluku dan Papua adalah Provinsi Papua dan di wilayah Bali Nusa Tenggara adalah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Kami telah menghitung angka kemiskinan ekstrem bulan Maret 2023 berdasarkan provinsi yang nantinya dapat dijadikan sebagai referensi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk mempertajam kebijakan penurunan kemiskinan ekstrem tanpa terkecuali,” ujarnya.

Amalia menambahkan, beberapa karakteristik rumah tangga miskin ekstrem pada Maret 2023, diantaranya 11,26% dari kepala rumah tangga miskin ekstrem tidak bisa membaca dan menulis. Dengan rata-rata lama sekolah kepala rumah tangga miskin ekstrem adalah 5,9 tahun

Sementara itu, 70% kepala rumah tangga miskin ekstrem berpendidikan rata-rata SD sederajat ke bawah. Lapangan usaha kepala rumah tangga miskin ekstrem mayoritas adalah di bidang pertanian dengan proporsi sebesar 52%, serta rumah keluarga miskin ekstrim sekitar 12,68% berlantai tanah.

Baca Juga: Kemiskinan Ekstrem 1,12% Per Maret 2023, Wapres Serahkan Insentif Fiskal ke 27 Pemda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×