kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.542   159,00   0,97%
  • IDX 7.865   -86,97   -1,09%
  • KOMPAS100 1.094   -12,41   -1,12%
  • LQ45 801   -10,44   -1,29%
  • ISSI 266   -2,43   -0,90%
  • IDX30 415   -5,90   -1,40%
  • IDXHIDIV20 482   -6,43   -1,32%
  • IDX80 121   -1,58   -1,29%
  • IDXV30 130   -1,81   -1,37%
  • IDXQ30 134   -2,03   -1,49%

Demonstrasi Berlanjut, Prabowo Minta Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah


Jumat, 29 Agustus 2025 / 13:21 WIB
Demonstrasi Berlanjut, Prabowo Minta Masyarakat Tenang dan Percaya Pemerintah
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada pemerintahan yang dipimpinnya.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Seruan aksi demonstrasi berlanjut memprotes tindakan aparat kepolisian yang memakan korban seorang pengemudi ojek online hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. 

Merespons hal ini, Presiden Prabowo Subianto menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada pemerintahan yang dipimpinnya. 

"Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat terbaik untuk rakyat. Semua keluhan akan kami catat dan tindaklanjuti," kata Prabowo dalam keterangan resminya, Jumat (29/8/2025). 

Prabowo juga menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada agar keadaan ini tidak lebih buruk. 

Baca Juga: Demo Ricuh di Jakarta Menelan Korban, Pramono Anung Imbau Warga Menahan Diri

Menurutnya, jika kondisi memburuk akan merugikan masyarakat dan bangsa Indonesia. 

Prabowo menekankan bahwa pemrintah sedang berbenah diri, mengumpulkan ketuatan, kekayaan untuk bangkit membangun negara yang kuat dan sejahtera. 

"Kita akan menjadi bangsa yang maju, bangsa mandiri, kita akan menjadi negara industri yang tidak kalah dengan negara lain," ungkapnya. 

"Untuk itu kita harus waspada, tenang dan tidak boleh mnegizinkan kelompok kelompok yang ingin membuat huru hara dan kerusuhan," lanjutnya.  

Sebelumnya, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia menyerukan masyarakat untuk turun ke jalan memprotes kerasnya aparat kepolisian dalam menghadapi demonstrasi di Dewan Perwakilan Rakyat pada Kamis (28/08/2025). Saat membubarkan massa demo, kendaraan taktis Brigade Mobil atau Brimob melindas pengemudi ojek online hingga mengakibatkan korban tewas. 

Merespons hal itu, BEM SI mengajak masyarakat untuk kembali berdemonstrasi. “Hari ini kita turun ke jalan bukan hanya menolak kebijakan yang merugikan rakyat, tapi juga menolak wajah anarko aparat,” tulis BEM SI dalam unggahan di media sosial @bemsi.official pada Jumat (29/08/2025). 

Baca Juga: Ojol Tewas Saat Demo DPR, SPAI Tuntut Kepolisian Hentikan Tindakan Represif

BEM SI merencanakan titik aksi terpusat di Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta Selatan, pada pukul 13.00 WIB. Selain itu, kampus di daerah lain juga akan menggelar demonstrasi di kawasan polda masing-masing.

Dalam poster dengan latar belakang merah, BEM SI menuliskan “Seruan Aksi Serentak Seluruh Indonesia Bubarkan Institusi Pelanggar Hak Asasi Manusia”. 

Menurut mereka, Polri telah melenceng dari tugasnya sebagai pengayom masyarakat. Kini polri dianggap sebagai penindas rakyat. 

BEM SI mengecam tindakan aparat yang menggunakan kekerasan untuk memukul mundur massa. Padahal, kata BEM SI, demonstrasi tidak mengancam dan bukanlah tindakan terlarang. 

“Kami hanya ingin didengar, bukan dibungkam pakai gas (air mata) dan pentungan,” kata mereka.   

BEM SI menekankan urgensi Polri untuk kembali menunaikan kewajiban dalam menjaga keamanan masyarakat. “Tugas kalian melindungi, bukan menakut-nakuti.”

Selanjutnya: Pertamina Pastikan Seluruh SPBU di Jakarta Tetap Beroperasi Aktif

Menarik Dibaca: Jelang Rilis Data Inflasi AS, Harga Emas Hari Ini Bertahan di atas US$ 3.400

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×