kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   13.000   0,51%
  • USD/IDR 18.189   15,00   0,08%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

BNP2TKI beri bantuan hukum TKI yang divonis mati


Selasa, 31 Mei 2016 / 09:26 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk memberikan bantuan hukum kepada tenaga kerja Indonesia Rita Krisdianti.

TKI asal Ponorogo itu divonis hukuman gantung oleh Pengadilan Penang, Malaysia, karena membawa narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram.

“BNP2TKI merasa prihatin dan peduli dengan nasib Rita Krisdianti. Kami akan memberikan bantuan semaksimal mungkin,” ujar Direktur Mediasi dan Advokasi Deputi Bidang Perlindungan BNP2TKI, R.Wisantoro, melalui keterangan tertulis, Selasa (31/5).

Menurut Wisantoro, bagian kekonsuleran KJRI Penang terus melakukan pendampingan agar yang bersangkutan mendapatkan hak-hak hukumnya dalam proses peradilan, seperti pendampingan pengacara dan tidak mendapatkan intimidasi.

Berdasarkan pengecekan pada Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SISKOTKLN) BNP2TKI, kata dia, Rita Krisdianti pernah bekerja di Taiwan 2009 dengan Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta ( PPTKIS) Asa Muli Indoman Power dan ke Singapura pada 2010 dengan PPTKIS Ciptakarsa Bumi Lestari.

“Namun namanya tidak tercatat dalam SISKOTKLN ketika diberangkatkan ke Hong Kong oleh PT Putra Indo Sejahtera (PIS) Madiun pada Januari  2013,” ujar dia.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×