kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.968   76,00   0,42%
  • IDX 6.002   -99,13   -1,62%
  • KOMPAS100 781   -14,41   -1,81%
  • LQ45 590   -8,67   -1,45%
  • ISSI 208   -4,12   -1,95%
  • IDX30 333   -4,54   -1,34%
  • IDXHIDIV20 408   -4,92   -1,19%
  • IDX80 89   -1,67   -1,85%
  • IDXV30 110   -0,94   -0,84%
  • IDXQ30 107   -1,18   -1,10%

BI: Neraca dagang September defisit US$260 juta


Kamis, 30 Oktober 2014 / 21:20 WIB
ILUSTRASI. 5 Cara Memperbaiki Lipstik yang Patah Agar Tetap Bisa Dipakai.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memperkirakan neraca dagang September akan mengalami defisit. Prediksi defisit neraca dagang akan mencapai sekitar US$ 260 juta.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan ada kenaikan surplus dari neraca non migas pada bulan September. Surplus neraca non migas diperkirakan naik menjadi sekitar US$ 1 miliar.

Namun, di sisi lain neraca migas masih saja mencatat defisit. Menurut Perry, kenaikan surplus neraca non migas berasal dari ekspor manufaktur. "Hampir semua produk manufaktur terus naik baik dari tekstil, pakaian, elektronik maupun mesin," ujar Perry di Jakarta, Kamis (30/10).

Sebagai informasi, pada bulan Agustus kemarin neraca dagang Indonesia mengalami defisit sebesar US$ 318,1 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×