kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

BI: Eksportir mulai mencari rupiah


Jumat, 02 Maret 2018 / 18:04 WIB
ILUSTRASI. Mata Uang Rupiah dan Dollar Amerika


Reporter: Ghina Ghaliya Quddus | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menilai, nilai tukar rupiah sudah di bawah nilai wajarnya atau undervalue. Pada Jumat (2/3), kurs tengah BI menunjukkan nilai tukar rupiah di Rp 13.746 per dollar AS.

Namun, BI melihat, pelemahan rupiah ini merupakan momentum untuk meningkatkan ekspor. "Kalau kami lihat, eksportir juga sudah mulai masuk untuk melakukan konversi," ujar Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Gedung BI, Jakarta, Jumat (2/3).

Dia menjelaskan, meski neraca perdagangan selama Januari 2018 mengalami defisit, hal ini merupakan sinyal positif. Apalagi komoditas impor yang naik adalah bahan material, bahan mentah, barang konsumsi, dan modal.

Oleh karena itu, menurut Mirza, hal itu mencerminkan aktivitas ekonomi yang bergerak.

"Justru itu bagus, dan ekspor kita masih relatif bagus, terutama yang didorong oleh komoditas. Memang dalam jangka panjang perlu lakukan restrukturisasi, structure reform, supaya ekspor non-komoditi, non-CPO, dan non-batubara naik," ujarnya.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×