kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 6.002   -99,13   -1,62%
  • KOMPAS100 781   -14,41   -1,81%
  • LQ45 590   -8,67   -1,45%
  • ISSI 208   -4,12   -1,95%
  • IDX30 333   -4,54   -1,34%
  • IDXHIDIV20 408   -4,92   -1,19%
  • IDX80 89   -1,67   -1,85%
  • IDXV30 110   -0,94   -0,84%
  • IDXQ30 107   -1,18   -1,10%

Besok, KPK jadwalkan pemeriksaan Menteri Keuangan


Rabu, 09 Mei 2012 / 18:08 WIB
ILUSTRASI. Airlangga sebut pemerintah akan terbitkan permenkes harga vaksin gotong royong.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada Menteri Keuangan Agus Martowardojo pada Senin (7/5) lalu. Agus Marto akan menjadi saksi meringankan bagi tersangka kasus dugaan suap alokasi anggaran Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) tahun anggaran 2011, Wa Ode Nurhayati.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyebut, tim penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Agus Marto pada Kamis (10/5) besok. "Menkeu akan dimintai keterangan tanggal 10 Mei," tutur Johan Budi saat dikonfirmasi pada Rabu (9/5).

Dia menambahkan, pemanggilan pemeriksaan Agus Marto dilakukan KPK sesuai dengan permintaan Wa Ode. Sebelumnya, Wa Ode secara resmi telah meminta Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebagai saksi meringankan dalam kasus yang menjeratnya dan tengah ditangani oleh Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK).

Selain Menkeu, Wa Ode juga meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Perimbangan Keuangan pada Kementerian Keuangan untuk turut diperiksa. Sebab, pihak tersebut merupakan pihak yang mengajukan rumus atau syarat bagi daerah untuk mendapatkan DPID.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×