kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.831.000   -26.000   -0,91%
  • USD/IDR 17.056   54,00   0,32%
  • IDX 6.967   -59,57   -0,85%
  • KOMPAS100 961   -9,63   -0,99%
  • LQ45 705   -9,97   -1,39%
  • ISSI 249   -2,23   -0,89%
  • IDX30 387   -2,08   -0,54%
  • IDXHIDIV20 480   -2,96   -0,61%
  • IDX80 108   -1,19   -1,08%
  • IDXV30 132   -0,78   -0,59%
  • IDXQ30 126   -0,97   -0,77%

Benarkah penerimaan pajak baru mencapai Rp 912 triliun hingga 7 Oktober?


Senin, 07 Oktober 2019 / 20:11 WIB
ILUSTRASI. Kantor pelayanan pajak pratama


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Ronny menambahkan, dalam waktu depan posisi Direktur Jenderal Pajak akan digantikan. Menurutnya, orang yang mengisi kursi tersebut harus berasa dari internal DJP.

“Kalau orang lama internal pajak tau seluk-beluknya, di sisa tiga bulan langsung tancep gas,” kata Ronny kepada Kontan.co.id, Senin (7/10).

Baca Juga: Kata Dirjen Pajak soal perbaikan administrasi perpajakan

Namun demikian baik Yustinus maupun Ronny tidak memungkiri dengan tren saat ini,  penerimaan pajak diramal tidak mencapai target akhir 2019. Proyeksi Ronny penerimaan pajak sampai akhir tahun mencapai 80% dari target atau sekitar Rp 1.262,04 triliun.

Sementara itu, CITA memprediksi penerimaan pajak hanya mampu mencapai 85,66%-88,7% dari target atau setara Rp 1.351,18-Rp 1.399,17 triliun dengan potensi shortfall mencapai Rp 161,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×