kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Ada wabah corona, nilai impor dari China turun US$ 1,95 miliar


Senin, 16 Maret 2020 / 13:26 WIB
ILUSTRASI. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti saat pemaparan inflasi Februari 2020 di Jakarta (2/3/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Nilai ekspor non migas Indonesia ke negara China turun US$ 245,5 juta atau sebesar 11,63% mom dari bulan sebelumnya yang sebesar US$ 2,11 miliar menjadi US$ 1,87 miliar.

Penurunan ini disebabkan oleh penurunan ekspor beberapa barang Indonesia seperti besi dan baja (HS 72) sebesar 25,65% mom, tembaga dan barang daripadanya (HS 74) sebesar 57,42% mom, serta pulp dari kayu yang turun 18,77% mom.

Baca Juga: Neraca dagang Februari surplus US$ 2,34 miliar, BPS: Impor turun signifikan

Selain dari China, BPS juga mencatat penurunan nilai impor dari negara-negara lain seperti Hong Kong sebesar US$ 116,5 juta, Korea Selatan sebesar US$ 113,7 juta, Singapura sebesar US$ 102,7 juta, serta Vietnam sebesar US$ 86,4 juta

Sementara itu, BPS juga mencatat penurunan nilai ekspor ke negara-negara lain seperti India sebesar US4 128,5 juta, Taiwan sebesar US$ 58,0 juta, Jerman sebesar US$ 34,8 juta, serta Belanda sebesar US$ 26,1 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×