kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Neraca dagang Februari surplus US$ 2,34 miliar, BPS: Impor turun signifikan


Senin, 16 Maret 2020 / 12:30 WIB
ILUSTRASI. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Yunita Rusanti saat pemaparan inflasi Februari 2020 di Jakarta (2/3/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca dagang Indonesia pada Februari 2020 mengalami surplus. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus pada bulan lalu sebesar US$ 2,34 miliar.

"Ini disebabkan oleh impor yang turun cukup signifikan dan ekspor yang mengalami peningkatan," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti pada Senin (16/3) di Jakarta.

Baca Juga: BREAKING NEWS: Neraca dagang Februari surplus US$ 2,34 miliar

Terperinci, BPS mencatat nilai ekspor pada bulan Februari 2020 mencapai US$ 13,94 miliar atau naik 2,24% mom dan secara tahunan ini juga mengalami peningkatan 11,0% yoy.

Sementara itu, nilai impor pada bulan lalu mencapai US$ 11,06 miliar atau turun 18,69% mom dan bila dibandingkan dengan Februari tahun lalu, nilai impor juga tercatat turun 5,11% yoy.

Bila secara kumulatif dari Januari 2020 - Februari 2020, neraca dagang Indonesia juga tercatat mengalami surplus US$ 1,70 miliar. Ini disebabkan oleh neraca minyak dan gas (migas) yang defisit US$ 2,10 miliar sedangkan untuk non migas surplus US$ 2,8 miliar.

Sementara bila dilihat berdasarkan negara, Indonesia masih mencatat surplus perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) sebesar US 2,1 miliar, India surplus US$ 1,38 miliar, serta Belanda masih surplus US$ 402 juta.

Baca Juga: Proyeksi sejumlah ekonom terhadap neraca dagang Februari setelah ada wabah corona

Lebih lanjut, Indonesia mencatat defisit perdagangan dengan beberapa negara, seperti China yang sebesar US$ 1,95 miliar, Thailand defisit US$ 577 juta, serta Australia yang defisit US$ 302 juta.

"Meski impor dari China turun cukup signifikan, rupanya kita masih mencatat defisit dengan negara tersebut," tandas Yunita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×