| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.473
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS600.960 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

AEoI diharap bisa ungkap banyak offshore entity

Selasa, 14 November 2017 / 22:45 WIB

AEoI diharap bisa ungkap banyak offshore entity
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keterlibatan Indonesia dalam Automatic Exchange of Information (AEoI)dikuatkan dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 yang menjadi dasar pertukaran informasi. AEoI dapat menjadi cara untuk melawan penggelapan pajak. Akan tetapi, banyaknya offshore entity masih belum dapat dideteksi.

Praktisi sekaligus akademisi dari Universitas Indonesia Andreas Adoe pesimis AEoI merupakan sebuah solusi. Pasalnya masih banyak offshore company yang tidak tersentuh dan kasus penyembunyian harta yang tidak terungkap. Selama ini yang menjadi sasaran hanya mencakup atas nama pribadi.

"Kita tidak tahu pemilik migas siapa," ujarnya dalam Semiar Nasional Perpajakan yang diadakan di Universitas Tarumanegara, Selasa (14/11).

Menurutnya, Wajib Pajak dapat menggunakan offshore entity untuk menyembunyikan hartanya sedangkan data pemilik offshore company tidak diketahui dan tidak dibukan ke publik. Oleh sebab itu, ia melihat selain AEoI keterbukaan informasi kepemilikan badan perlu diterapkan.

Andreas menambahkan, Undang-Undang Perseroan Terbatas pun perlu diubah sehingga dapat menjadi bagian dari informasi publik.

"Bagaimana penggunaan AEoI untuk keperluan domestik," ujarnya di tengah tanya jawab bersama Direktur Perpajakan Internasional DJP John Hutagaol.


Reporter: Siti Rohmatulloh
Editor: Yudho Winarto

PAJAK

Tag
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0060 || diagnostic_api_kanan = 0.0776 || diagnostic_web = 0.7101

×