Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaporkan performa ekspor komoditas udang ke pasar Amerika Serikat (AS). Sertifikasi bebas Cesium 137 (Cs-137) yang diterbitkan KKP berhasil mengantarkan 1.852 kontainer udang Indonesia ke Negeri Paman Sam sejak 31 Oktober 2025 hingga 7 Februari 2026.
Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini mengungkapkan, ribuan kontainer tersebut bernilai jumbo.
"Dari total 1.852 kontainer udang tersebut memiliki volume 155.999 ton yang diperkirakan bernilai Rp 5,3 triliun dan hanya berasal dari UPI di Jawa dan Lampung," ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Ada Percepatan Belanja & Stimulus, Wamenkeu: Ekonomi Kuartal I-2026 Bisa Tumbuh 5,6%
Hingga saat ini, sebagian besar muatan telah mendarat di berbagai pelabuhan besar di AS, mulai dari Los Angeles, Houston, New York, hingga Miami. Ishartini merinci, sebanyak 1.027 kontainer telah sampai di AS dan siap masuk ke pasar, sementara 825 kontainer lainnya masih dalam perjalanan di atas laut (on water).
Dia bilang, seluruh kontainer udang yang dikirim telah melalui serangkaian proses pemindaian dan pengujian Cs-137 hingga mendapatkan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Kelautan dan Perikanan (SMKHP).
Sertifikat tersebut menjadi dokumen wajib yang dipersyaratkan oleh Customs and Border Protection (CBP) atau Bea Cukai Amerika serta US FDA. Dokumen ini menjadi bukti bahwa produk perikanan Indonesia memenuhi standar keamanan dari paparan radioaktif yang diminta oleh otoritas setempat.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, berkomitmen menjadikan komoditas perikanan Indonesia sebagai juara di pasar global. KKP memposisikan diri sebagai satu-satunya lembaga sertifikasi bebas Cs-137 pada produk perikanan.
KKP juga berkomitmen untuk membangun skema sertifikasi yang kuat (robust) dan konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip quality assurance. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap produk perikanan yang keluar dari Indonesia memiliki jaminan mutu yang diakui secara internasional.
Baca Juga: Pemerintah Kucurkan Rp 11,92 Triliun Bantuan Pangan Jelang Ramadan-Lebaran
Selanjutnya: Mudik Lebaran 2026, AirAsia Indonesia Berikan Diskon Tiket Pesawat Mulai dari 17%
Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (11/2), Provinsi Ini Diguyur Hujan Sangat Lebat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












