kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Suryadharma Ali tunda polisikan Romahurmuziy


Rabu, 29 Oktober 2014 / 14:34 WIB
ILUSTRASI. Petugas melayani peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kantor Cabang Jakarta Pusat, Jumat (28/5/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Suryadharma Ali menunda pelaporan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Surabaya, Rommahurmuziy ke Mabes Polri Jakarta, Rabu (29/10/2014). Alasannya, PPP versi Suryadharma Ali ingin fokus untuk menggugat surat Kementerian Hukum dan HAM yang telah mengeluarkan pengesahan perubahan susunan kepengurusan DPP PPP ke Pengadilan Tata Usaha Negara. 

"Kami tidak jadi laporkan Rommy hari ini. Sekarang kami fokus ke persoalan Menkumham," kata Kuasa Hukum Suryadharma Ali, Andreas Nahot Silitonga di Mabes Polri, Rabu (29/10/2014). 

Andreas mengatakan, awalnya Suryadharma ingin melaporkan Rommy karena dianggap telah menyalahgunakan foto Suryadharma Ali yang dipasang pada Muktamar VIII PPP, 15 Oktober lalu. Menurut Andreas, penggunaan foto Suryadharma pada muktamar tersebut tanpa seizin yang bersangkutan.

"Kesannya kan Muktamar itu seakan-akan diisetujui oleh bapak Suryadharma. Padahal bapak keberatan fotonya dipakai," kata Andreas. 

Namun, langkah untuk menggugat Rommy urung dilakukan setelah Kemenkumham mengeluarkan surat keputusan yang menyatakan kepengurusan PPP yang sah adalah versi Rommy.(Fathur Rochman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×