kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Survei BI: Penjualan eceran menurun pada bulan Februari 2020


Rabu, 08 April 2020 / 11:21 WIB
Survei BI: Penjualan eceran menurun pada bulan Februari 2020
ILUSTRASI. Warga berbelanja di gerai Transmart di Jakarta, Senin (13/01). Momentum perayaan Natal dan tahun baru tak mampu mengungkit pertumbuhan penjualan ritel. Penjualan eceran menjelang akhir 2019 malah terlihat lesu. Hasil Survei Penjualan Eceran yang dilakukan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Untuk selanjutnya, penjualan riil diprediksi masih akan mengalami kontraksi yang semakin dalam di bulan Maret 2020. Ini tercermin dari IPR Maret 2020 yang sebesar 217,8 atau turun 5,4% yoy yang berarti penurunannya jauh lebih curam dari bulan Februari lalu.

Kontraksi penjualan diindikasi akan terjadi pada seluruh kelompok komoditas, dengan yang terdalam terjadi pada subkelompok Sandang yang terkontraksi lebih dalam, sebesar 45,9% yoy.

Baca Juga: Penyebab penjualan ritel terkontraksi pada Januari 2020 menurut ekonom

"Responden menyampaikan penurunan penjualan antara lain disebabkan penurunan permintaan di tengah kurang lancarnya pasokan sebagai dampak dari Covid-19," tambah BI.

Kelompok komoditas selanjutnya yang mengalami penurunan terdalam adalah Peralatan Informasi dan Komunikasi yang terkontraksi sebesar 10,5% yoy atau lebih dalam dari 4,0% yoy pada Februari 2020.

Selanjutnya, ada juga kelompok Bahan Bakar Kendaraan bermotor yang diprediksi akan terkontraksi 8,1% yoy atau lebih curam dari kontraksi sebelumnya yang sebesar 4,6% yoy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×