kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.488.000   -16.000   -0,64%
  • USD/IDR 16.740   33,00   0,20%
  • IDX 8.748   101,19   1,17%
  • KOMPAS100 1.205   11,60   0,97%
  • LQ45 852   5,43   0,64%
  • ISSI 315   6,02   1,95%
  • IDX30 439   1,60   0,37%
  • IDXHIDIV20 511   1,24   0,24%
  • IDX80 134   1,29   0,97%
  • IDXV30 140   1,02   0,73%
  • IDXQ30 140   0,22   0,15%

Survei BI: Pendapatan Masyarakat yang Dibelanjakan Menurun


Rabu, 08 November 2023 / 10:55 WIB
Survei BI: Pendapatan Masyarakat yang Dibelanjakan Menurun
ILUSTRASI. Pendapatan Masyarakat yang Dibelanjakan Menurun, Alokasi Naik untuk Menabung dan Bayar Utang. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rata-rata porsi pendapatan masyarakat yang dibelanjakan pada Oktober 2023, terpantau menurun bila dibandingkan dengan bulan September 2023. 

Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) yang terbit Rabu (8/11() menunjukkan, ini tercermin dari rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio Oktober 2023 yang sebesar 75,6%. 

Rasio tersebut menurun bila dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya yang sebesar 76,3%. 

Rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan terpantau menurun, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per bulan. 

Baca Juga: Hadapi Guncangan Ekonomi di 2024, Akan Ada Bansos Tambahan

Survei tersebut juga menunjukkan, rata-rata porsi pendapatan masyarakat yang digunakan untuk membayar utang atau cicilan pun meningkat. 

Ini tercermin dari debt to income ratio yang sebesar 8,8% atau naik dari 8,5% pada bulan September 2023. 

Sedangkan pendapatan masyarakat yang ditabung juga tercatat meningkat. Terlihat dari saving to income ratio yang sebesar 15,7% atau naik dari 15,2% pada bulan sebelumnya. 

Porsi tabungan terhadap pendapatan terindikasi meningkat, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 3,1 juta hingga Rp 4 juta per bulan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×