kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.147   60,00   0,33%
  • IDX 5.933   8,28   0,14%
  • KOMPAS100 771   0,02   0,00%
  • LQ45 589   -0,44   -0,07%
  • ISSI 205   1,30   0,64%
  • IDX30 333   -0,48   -0,14%
  • IDXHIDIV20 412   -1,02   -0,25%
  • IDX80 88   0,06   0,06%
  • IDXV30 112   -0,07   -0,06%
  • IDXQ30 107   -0,40   -0,37%

Survei BI: Pendapatan Masyarakat yang Dibelanjakan Menurun


Rabu, 08 November 2023 / 10:55 WIB
Survei BI: Pendapatan Masyarakat yang Dibelanjakan Menurun
ILUSTRASI. Pendapatan Masyarakat yang Dibelanjakan Menurun, Alokasi Naik untuk Menabung dan Bayar Utang. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rata-rata porsi pendapatan masyarakat yang dibelanjakan pada Oktober 2023, terpantau menurun bila dibandingkan dengan bulan September 2023. 

Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) yang terbit Rabu (8/11() menunjukkan, ini tercermin dari rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi atau average propensity to consume ratio Oktober 2023 yang sebesar 75,6%. 

Rasio tersebut menurun bila dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya yang sebesar 76,3%. 

Rata-rata porsi konsumsi terhadap pendapatan terpantau menurun, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per bulan. 

Baca Juga: Hadapi Guncangan Ekonomi di 2024, Akan Ada Bansos Tambahan

Survei tersebut juga menunjukkan, rata-rata porsi pendapatan masyarakat yang digunakan untuk membayar utang atau cicilan pun meningkat. 

Ini tercermin dari debt to income ratio yang sebesar 8,8% atau naik dari 8,5% pada bulan September 2023. 

Sedangkan pendapatan masyarakat yang ditabung juga tercatat meningkat. Terlihat dari saving to income ratio yang sebesar 15,7% atau naik dari 15,2% pada bulan sebelumnya. 

Porsi tabungan terhadap pendapatan terindikasi meningkat, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 3,1 juta hingga Rp 4 juta per bulan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×