kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.800.000   35.000   1,27%
  • USD/IDR 17.668   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.095   -223,56   -3,54%
  • KOMPAS100 805   -27,79   -3,34%
  • LQ45 616   -14,28   -2,26%
  • ISSI 214   -11,19   -4,97%
  • IDX30 352   -8,00   -2,22%
  • IDXHIDIV20 439   -9,68   -2,16%
  • IDX80 93   -3,02   -3,15%
  • IDXV30 121   -3,14   -2,53%
  • IDXQ30 115   -2,35   -2,00%

Subsidi energi turun, pertumbuhan ekonomi berpotensi melambat


Minggu, 08 September 2019 / 05:55 WIB


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

Masih berpihak

\Meski begitu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta DPR dan masyarakat melihat secara keseluruhan susunan APBN 2020.

"Anggaran pendidikan kami naikkan, anggaran kesehatan juga naik melebihi porsi wajibnya 5% dari belanja, anggaran infrastruktur dasar, bantuan sembako, dan sebagainya juga meningkat," kata Menteri Keuangan.

Baca Juga: Terseret ancaman resesi global, Bank Dunia: Capital outflow membayangi Indonesia

Menurut Sri Mulyani, penurunan anggaran subsidi energi tahun depan lebih dipengaruhi oleh asumsi dasar harga minyak mentah Indonesia (ICP) yang berubah, dari sebelumnya US$ 65 per barel menjadi US$ 63.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×