kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.630   -106,00   -0,60%
  • IDX 6.321   -50,14   -0,79%
  • KOMPAS100 835   -8,61   -1,02%
  • LQ45 634   -1,06   -0,17%
  • ISSI 225   -2,60   -1,14%
  • IDX30 362   0,42   0,12%
  • IDXHIDIV20 450   3,17   0,71%
  • IDX80 96   -0,68   -0,70%
  • IDXV30 124   -0,84   -0,67%
  • IDXQ30 118   1,02   0,87%

Sri Mulyani beberkan sejumlah strategi pemerintah untuk genjot industri pariwisata


Selasa, 25 Februari 2020 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan menanti matahari terbit di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (27/9/2019).


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

Selain itu, pemerintah juga menerapkan skema bebas pajak. Bebas pajak akan diterapkan bagi hotel dan restoran selama 6 bulan di 10 destinasi wisata tersebut.

"Sebagai gantinya, untuk penerimaan daerah, daerah akan diberi kompensasi hibah. Kita perkirakan Rp 3,3 triliun dr pajak daerah ini yang akan kita bayarkan," terang Sri Mulyani.

Baca Juga: Selamatkan pariwisata, Jokowi minta kegiatan MICE dimaksimalkan

Daerah juga akan mendapat hibah yang dapat digunakan untuk memacu pariwisata. Hibah sebesar Rp 147 miliar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pariwisata yang sekarang belum mampu digunakan daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×